Membangun Jaringan Warnet : Setting Mikrotik pada PC Billing, Menambahkan dan Mengamankan IP Warnet serta Menambahkan Address List untuk Client Hotspot di Winbox

Apa Saja Peralatan Untuk Membangun Jaringan Warnet?

Peralatan jaringan pada Warnet merupakan peralatan yang digunakan untuk membangun sebuah Warung Internet. Sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & Software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut.

Peralatan yang dibutuhkan yaitu PC Server, PC Client, Hub / Switch / Router, Modem, Kabel UTP, Connector RJ45, Crimping Tool, Billing, Peralatan pelengkap seperti meja komputer, pendingin ruangan, Stavolt untuk menormalkan tegangan listrik, Webcam, PSU, Headset, dan lain-lain

Topologi yang Digunakan Untuk Membangun Jaringan Warnet

Topologi yang digunakan untuk membangun jaringan warnet adalah sebagai berikut :

  1. Mikrotik akan terhubung ke modem dengan port 1 dan sebaliknya modem terhubung ke mikrotik.
  2. IP mikrotik yaitu 192.168.5.2 dan untuk IP modemnya yaitu 192.168.5.1. IP tersebut akan dibuat menjadi DHCP Client karena modem tersebut DHCP servernya aktif dan mikrotik akan mendapatkan DHCP Client dari modem.
  3. Selanjutnya untuk port 2 yaitu mikrotik akan terhubung ke HUB (Switch) yang nantinya akan menyebarkan ke warnet. IP mikrotik di port 2 yaitu 192.168.1.1/24 dan untuk IP Client untuk komputer warnet 192.168.1.2 – 192.168.1.4.
  4. Kemudian untuk port 3 yaitu membuat server hotspot dengan IP mikrotik 192.168.2.1 dan untuk IP hotspotnya 192.168.2.2.
  5. Kemudian untuk IP pool yang akan didapat dari client hotspot yaitu 192.168.2.3 – 192.168.2.254.
  6. Terakhir yaitu untuk sisa port 4 dan 5 akan dibuat bridge dari port 3 yaitu port hotspot. jadi, apabila ada acces point tambahan akan menyambung ke port 4 dan port 5.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan:

Untuk alat dan bahan yang harus disiapkan untuk mensetting mikrotik pada PC Server, menambahkan dan mengamankan IP warnet serta menambahkan address list untuk client hotspot di Winbox sebagai berikut:

  • 1 buah PC Server
  • 5 buah kabel LAN
  • 1 buah mikrotik
  • 1 buah internet
  • Software Winbox
  • 1 buah IP
  • Browser

Langkah – Langkah:

Untuk urutan langkah – langkah mensetting mikrotik pada PC Server, menambahkan dan mengamankan IP warnet serta menambahkan address list untuk client hotspot di Winbox sebagai berikut:

  1. Melakukan reset configuration pada Winbox
  2. Melakukan set ip manual pada komputer
  3. Menambahkan IP Address
  4. Membuat bridge untuk port 3, 4 dan 5 dan menambahkan address di bride
  5. Mengubah nama pada interface
  6. Menambahkan DHCP Client pada mikrotik
  7. Menambahkan NAT baru di mikrotik
  8. Menambahkan IP Warnet
  9. Mengamankan IP Warnet agar tidak bisa diganti oleh client warnet
  10. Menambahkan address list untuk client hotspot

A. Setting Mikrotik

Reset Mikrotik:

  1. Buka software Winbox, tunggu sebentar hingga muncul kolom yang berisi Max dan IP address
  2. Selanjutnya klik Max dan login ke Winbox
  3. Jika sudah masuk, lakukan reset konfigurasi terlebih dahulu. Karena sebelumnya mikrotik sudah di set oleh IP.
  4. Pilih Sytem pada sidebar
  5. Pilih Reset Configurasi
  6. Centang bagian ‘No Default Configuration’
  7. Klik Yes dan tunggu

Set IP Manual pada Komputer:

Karena konfigurasi standar telah dihapus, maka selanjutnya adalah mengisi IP di komputer yang akan digunakan untuk PC Billing.

  1. Buka control panel
  2. Pilih Network dan sharing center
  3. Pilih Change adapter settings
  4. Pilih Ethernet ➞ Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)
  5. Klik use the following IP address, lalu isi IP nya sebagai berikut
    • IP address : 192.168.1.2
    • Subnet mask           : 255.255.255.0
    • Default gateway      : 192.168.1.1
  6. Klik use the following DNS server addresses, lalu isi sebagai berikut
    • Preferred DNS server : 8.8.8.8

Menambahkan IP Address:

  1. Buka software Winbox, tunggu sebentar hingga muncul kolom yang berisi Max dan IP address.
  2. Selanjutnya klik Max dan login ke Winbox
  3. Tambahkan IP Address pada PC Billing.  Pilih IP pada sidebar ➞ Address ➞ Klik (+)
  4. Masukan IP Address 192.168.5.2/24 lalu set pada ether 1
  5. Klik Apply ➞ OK
  6. Selanjutnya tambahkan IP Address lagi dengan mengklik (+)
  7. Masukan IP Address 192.168.1.1/24 lalu set pada ether 2
  8. Klik Apply ➞ OK

Membuat Bridge untuk Port 3, 4 dan 5 dan Menambahkan Address di Bridge:

  1. Pilih Bridge pada sidebar ➞ bridge ➞ klik (+) ➞ OK

2. Menambahkan port yang akan ditambahkan ke bridge dengan cara klik port ➞ pilih (+). Pada general set menjadi ether 3
3. Klik Apply ➞ OK
4. Selanjutnya, tambah lagi dengan klik port ➞ klik (+). Pada general, set menjadi ether 4
5. Klik Apply ➞ OK
6. Terakhir, tambah lagi dengan klik port ➞ klik (+). Pada general, set menjadi ether 5
7. Klik Apply ➞ OK

8. Lalu menambahkan address di bridge. Dengan cara pilih IP pada sidebar ➞ klik address ➞ pilih (+)
9. Masukkan IP Address nya dengan 192.168.2.1/24 lalu set pada bridge 1
10. Klik Apply ➞ OK

Mengubah Nama pada Interface:

  1. Pilih Interface pada sidebar ➞ general ➞ ubah nama ether1 menjadi ether1 – INTERNET.
  2. Klik apply ➞ OK
  3. Klik general ➞ ubah nama ether 2 menjadi ether 2 – WARNET.
  4. Klik apply ➞ OK
  5. Klik general ➞ ubah nama ether 3 menjadi bridge 1 – HOTSPOT.
  6. Klik apply ➞ OK

Menambahkan DHCP Client pada Mikrotik:

  1. Pilih IP pada sidebar ➞ DHCP Client ➞ klik (+) ➞ Lalu pilih DHCP
  2. Set interface menjadi ether 1
  3. Set default route menjadi yes
  4. Klik apply ➞ OK. Maka secara otomatis sudah mendapat IP Client dari DHCP Modem.
  5. Tunggu hingga status menjadi bound ➞ lalu lakukan pengecekan pada terminal.
  6. Buka New Terminal di Winbox ➞ lalu cek dengan ping 8.8.8.8

Menambahkan NAT Baru di Mikrotik:

  1. Pilih IP pada sidebar ➞ Firewall ➞ NAT ➞ klik (+).
  2. Pada menu general:
  3. Set chain menjadi srcnat.
  4. Set out interface menjadi ether 1
  5. Pada menu action ➞ set action menjadi masquerade
  6. Set default route menjadi yes
  7. Klik apply ➞ OK.
  8. Lakukan pengecekan pada terminal computer (CMD) ➞ ping 8.8.8.8

B.    Menambahkan dan Mengamankan IP Warnet

Menambahkan IP Warnet

  1. Pilih IP pada sidebar ➞ Firewall ➞ address list ➞ klik (+).
  2. Masukkan IP 192.168.1.2, lalu set namanya menjadi Warnet
  3. Klik apply ➞ OK.
  4. Masukkan IP 192.168.1.3, lalu set namanya menjadi Warnet
  5. Klik apply ➞ OK.
  6. Masukkan IP 192.168.1.4, lalu set namanya menjadi Warnet
  7. Klik apply ➞ OK.

Mengamankan IP Warnet

  1. Pilih IP pada sidebar ➞ Firewall ➞ NAT ➞ klik NAT yang sudah dibuat tadi.
  2. Pilih menu Advance set ➞ src address list menjadi Warnet
  3. Klik apply ➞ OK. Dengan begitu client warnet tidak akan bisa mengganti IP Warnet, jika diganti maka tidak akan terhubung oleh internet.

C. Menambahkan address list untuk client hotspot

Menambahkan Address List untuk Client Hotspot

  1. Pilih IP pada sidebar ➞ Firewall ➞ klik (+)
  2. Masukkan IP 192.168.2.2 – 192.168.2.254
  3. Klik apply ➞ OK.

Berikut merupakan video tutorialnya :

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.