Mengenali Bentuk – Bentuk Penipuan Online dan Pencegahanya

Penipuan merupakan sebuah kebohongan yang dibuat untuk keuntungan pribadi yang merugikan orang lain. Meskipun memiliki arti hukum yang lebih dalam, detail tentang penipuan bervariasi di berbagai wilayah hukum.

PENIPUAN ONLINE

Di zaman modern ini bentuk – bentuk penipuan telah berkembang dan semakin bervariasai

Maka dari itu mari kita simak penjelasan singkat mengenai Apa itu penipuan online?Apa saja bentuk – bentuk penipuan online? Bagaimana cara mencegah dan menghindarinya?

Mari kita simak penjelasan berikut

Apa Itu Penipuan Online?

Penipuan online merupakan  penipuan yang dimana semua proses dilakukan di dalam jaringan dengan menggunakan layanan internet atau software dengan akses internet untuk menipu atau mengambil keuntungan dari korban, misalnya dengan mencuri informasi personal dan lainya.

Tentu saja pasti sangat bahaya jika kita sampai memberikan informasi personal seperti persis yang ada di Kartu Tanda Penduduk atau dari Kartu Keluarga, informasi informasi tersebut bersifat pribadi dan sangat penting dalam kehidupan sehari – hari.

Apa Saja Bentuk – Bentuk Penipuan Online?

Di dalam Internet bentuk – bentuk penipuan online sangatlah beragam dan bervariasi dikarenakan di dalam Intenet kita semua berada di dalam jaringan global ( seluruh negara ), Berikut adalah bentuk – bentuk penipuan online yang sering kita jumpai

1. Penipuan Berkedok Selfie dengan Identitas Sendiri

Selfie atau swa foto adalah hal biasa yang dilakukan banyak orang. Bahkan berkat kecanggihan teknologi, swa foto dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk) kerap dijadikan sebagai salah satu cara paling cepat dan modern dalam melakukan registrasi layanan online.

2. Penipuan dengan Menggunakan Nama Bank

Penipuan ini sering terjadi dengan target / korban nasabah bank dan orang – orang tua yang kurang mengerti mengenai teknologi.

Umumnya penipu akan menghubungi atau mengirimkan pesan singkat melalui SMS/WhatsApp dan menginformasikan kepada nasabah untuk memperbaharui data-data pribadinya yang dimana untuk memperbaharui membutuhkan data – data pribadi korban

Kebetulan kemarin saya menjumpai penipu dengan modus ini dan menawarkan asuransi atas nama bank B*I yang dimana setelah beberapa saat penipu tersebut meminta informasi pribadi seperti tempat dan tanggal lahir, no kartu ATM, nama Ibu, dan foto buku tabungan. Hanya untuk informasi berikut nomor HP penipu +6289501076592

3. Phishing

Phising adalah upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Data yang menjadi sasaran phising adalah data pribadi (nama, usia, alamat), data akun (username dan password), dan data finansial (informasi kartu kredit, rekening).

Biasanya pelaku memberikan link ke situs pribadinya dan merayu atau mengancam korban untuk mengisi biodata di situs yang dibuat oleh penipu, yang dimana informasi tersebut secara automatis akan di kirim ke perangkat penipu.

Bagaimana Cara Menghindari dan Mencegah Penipuan Online?

1. Pahami pentingnya merahasiakan kode OTP

Pahami bahwa kode OTP merupakan bentuk keamanan digital dalam setiap transaksi yang dilakukan secara online. Kode OTP biasanya dikirimkan dalam bentuk SMS atau e-mail oleh pihak bank, aplikasi, atau operator terkait itu bersifat rahasia.

2. Jaga Kerahasiaan Data

Hal yang satu ini penting sekali dan kamu wajib menjaga data kamu sendiri seperti user ID, Password, kode OTP, Pin ATM, nomor CVV (3 digit angka di bagian kartu kredit dan debit).

3. Wajib Cek Link URL Saat Berlancar di Internet

Jangan menyepelekan hal kecil ini, sebelum login maupun transaksi online apapun, cek dengan teliti URL situs website. Lihat, apakah sudah dimulai dengan ‘https’, yang secara sederhana bisa diartikan web tersebut secure (aman). Apabila ada hal yang mencurigakan, sebaiknya batalkan untuk login/transaksi.

4. Mengatifkan Fitur Pengaman Ganda 

Fitur Pengaman Ganda adalah otentikasi dua faktor atau verifikasi dua langkah. Fitur keamanan ganda ini bisa melindungi akun online dari berbagai peretasan digital. Fitur keamanan ini di dalam email, aplikasi pesan, media sosial, situs belanja online, layanan digital perbankan, aplikasi dompet digital, dan sebagainya.

5. Menggunakan Aplikasi Get-contact Guna Menelusuri Nomor HP yang Mencurigakan

Aplikasi ini sangat membantu jika kita mendapati telfon atau sms dari orang yang tidak kita kenal, dengan aplikasi ini kita dapat mengetahui panggilan atau nama yang tersimpan pada kontak orang lain.

6. Jangan Mudah Tergiur Tawaran Hadiah atau Diskon

Tawaran seperti inilah yang menurunkan kewaspadaan kita terhadap penipuan online, padahal sebenarnya modus seperti inilah yang marak di dalam Internet, memang terkadang terdapat e-commerce yang menawarkan diskon diskon tertentu seperti diskon akhir tahun, diskon natal, diskon bulan ramadhan yang dimana pada saat itu potongan harga sangat dicari – cari dan dibutuhkan, namun sekali lagi kita tidak boleh menurunkan kewaspadaan kita dan mengkoreksi lagi apakah diskon atau hadiah ini besar.

VIDEO PENJELASAN

Agar lebih jelas, mari simak video penjelasan berikut!


You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Captcha − 4 = 4