APLIKASI “GO-JOB” : STRATEGI PEMULIHAN DAN PENINGKATAN EKONOMI PASCA PANDEMI

Abstrak

Pandemi Covid-19 yang terus berkepanjangan ini menuntut kita untuk bisa tetap beradaptasi serta tetap menjaga kesehatan tubuh dan kesehatan mental atau disebut dengan New normal. Untuk menghadapi tata kehidupan baru atau New normal diperlukan sebuah wadah terdigitalisasi yang dapat dimanfaatkan oleh para pekerja yang terkena PHK/pengangguran dalam mencari lapangan pekerjaan bahkan membuka peluang kerja bagi para Fresh graduate, dan juga dapat dimanfaatkan perusahaan dalam menjaring para pencari pekerjaan. Disamping itu juga, beberapa industri/usaha seperti UMKM kesulitan mencari SDM yang sesuai dengan kebutuhan usaha dimana pada masa pandemi ini banyak aktivitas usaha yang dilakukan secara digital. Oleh karena itu, penulis menawarkan Go-Job: Strategi Pemulihan dan Peningkatan Ekonomi Pasca Pandemi. Go-Job merupakan sebuah program aplikasi yang menghubungkan para pencari kerja dan para pemilik usaha yang di dalamnya memuat fitur-fitur terkait informasi lowongan pekerjaan dan calon pekerja. Harapannya aplikasi ini dapat diimplemetasikan agar dapat membatu menghubungkan pencari pekerjaan dan pemberi kerja dan membantu memuliahkan dan meningkatkan ekonomi Indonesia pasca pandemi.

Kata Kunci: Pekerjaan, Go-Job, Covid-19, Ekonomi

Pendahuluan: Tingginya Tingkat PHK Akibat Pandemi Covid-19

Bermula dari Kota Wuhan tepatnya di Tiongkok, virus baru telah menyebar ke berbagai belahan dunia yang meyebabkan timbulnya penyakit Coronavirus Disease 2019 atau yang disebut juga COVID-19. Virus ini menular dengan sangat cepat setelah menyebar hampir keseluruh negara tidak terkecuali Indonesia. Virus Corona atau Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernafasan seseorang. Virus ini bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernafasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Menurut data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, jumlah kasus terkonfirmasi positif hingga 1 Maret 2021 di Indonesia bertambah 5.826 menjadi 1.379.662 kasus, pasien sembuh bertambah 5.146 menjadi 1.379.662 orang dan pasien yang meninggal bertambah 112  menjadi 37.266.

Beragam kebijakan ditempuh guna menghadang laju penyebaran Virus Corona mulai dari penerapan Physical Distancing hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Upaya pencegahan Covid-19 tersebut membawa pengaruh yang signifikan terhadap berbagai sektor, terutama pada sektor ekonomi. Pemberlakuan PSBB secara langsumg ataupun tidak dapat menghambat aktivitas ekonomi . banyak perusahaan yang harus mengurangi biaya produksi dengan menutup pabrik, merumahkan karyawan, hingga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Hal tersebut juga menjadi tantangan baru bagi mahasiswa saat  mencari kerja, terlebih ketika baru saja menyandang status lulus atau Fresh Graduate.

Jobstreet Indonesia juga melakukan survei terhadap tenaga kerja yang terkena dampak dari pandemi Covid-19. Lebih dari setengah (54%) dari keseluruhan jumlah kandidat terkena dampak COVID-19. Sebanyak 35% di-PHK secara permanen dan 19% diberhentikan untuk sementara.

Gambar 1. Survei Dampak Covid-19 Terhadap Pekerja

(Sumber: Jobstreet.co.id)

Berdasarkan Survei yang telah dilakukan Jobstreet tersebut menunjukkan, pekerja yang justru paling banyak terdampak adalah mereka yang cenderung merupakan usia produktif atau dengan usia 18-24. Usia tersebut adalah usia dimana para Fresh graduate yang baru lulus dan sedang mencari pekerjaan.

Pandemi Covid-19 yang terus berkepanjangan ini menuntut kita untuk bisa tetap beradaptasi serta tetap menjaga kesehatan tubuh dan kesehatan mental atau disebut dengan New normal. Untuk menghadapi tata kehidupan baru atau New normal diperlukan sebuah wadah terdigitalisasi yang dapat dimanfaatkan oleh para pekerja yang terkena PHK/pengangguran dalam mencari lapangan pekerjaan bahkan membuka peluang kerja bagi para Fresh graduate, dan juga dapat dimanfaatkan perusahaan dalam menjaring para pencari pekerjaan. Disamping itu juga, beberapa industri/usaha seperti UMKM kesulitan mencari SDM yang sesuai dengan kebutuhan usaha dimana pada masa pandemi ini banyak aktivitas usaha yang dilakukan secara digital. Oleh karena itu, penulis menawarkan Go-Job”: Strategi Pemulihan dan Peningkatan Ekonomi Pasca Pandemi. Go-Job merupakan sebuah program aplikasi yang menghubungkan para pencari kerja dan para pemilik usaha yang di dalamnya memuat fitur-fitur terkait informasi lowongan pekerjaan dan calon pekerja. Harapannya aplikasi ini dapat diimplemetasikan agar dapat membatu menghubungkan pencari pekerjaan dan pemberi kerja dan membantu memuliahkan dan meningkatkan ekonomi Indonesia pasca pandemi.

Pembahasan: Selayang Pandang Go-Job

            Go-Job merupakan sebuah program aplikasi yang menghubungkan para pencari kerja dan para pemilik usaha di dalamnya memuat fitur-fitur terkait informasi lowongan pekerjaan dan calon pekerja. Aplikasi ini dibuat untuk mengatasi masalah pengangguran yang melambung tinggi akibat dari adanya pandemi Covid-19 dan pemilik usaha yang kesulitan mencari SDM yang sesuai dengan kebutuhan usaha pada masa pandemi. Kerangka berfikir dari gagasan akan dijelaskan melalui gambar berikut:

Berdasarkan gambar diatas, fokus utama aplikasi Go-Job adalah menghubungkan antara pencari kerja dan pemilik usaha dengan berbagai macam fitur yang ada di Aplikasi Go-Job.

Cara Aplikasi Go-Job menghubungkan pencari kerja dan pemilik usaha, antara lain:

  1. Bagi Pencari Kerja
  2. Menginput profil dan data pendukung

      Para pencari kerja pada saat mendaftar ke aplikasi akan diarahkan untuk mengisi profil diri, skills, dan data pendukung seperti Curriculum vitae, portofolio serta data pendukung lainnya yang diperlukan.

  • Mendapat Rekomendasi Lowongan Pekerjaan dari Aplikasi

      Setelah input data yang di perlukan, pencari kerja akan memperoleh rekomendasi lowongan pekerjaan dari Go-Job sesuai dengan skills yang dimiliki oleh calon kerja dan lokasi terdekat dengan calon pekerja.

  • Melamar pekerjaan

      Para pencari kerja bisa mencari dan memilih pekerjaan yang diinginkan yang ada diaplikasi Go-Job atau memilih lowongan pekerjaan yang direkomendasikan oleh aplikasi. Setelah memilih, calon pekerja akan diarahkan pada lamar pekerjaan dimana secara otomatis data calon pekerja seperti cv dan portofolio akan masuk ke perusahaan yang dipilih kemudian akan menunggu review dari pemilik usaha apakah diterima atau tidak atau calon pekerja dapat menghubungi pemilik usaha untuk berkomunikasi sebelum dan sesudah lamar pekerjaan.

  • Bagi Pemilik Usaha
  • Menginput Lowongan pekerjaan

Setelah mendaftar ke aplikasi Go-Job, pemilik usaha dapat menginput lowongan pekerjaan dan data serta kualifikasi yang diinginkan.

  • Mendapat rekomendasi tenaga kerja dari Aplikasi

Setelah input lowongan pekerjaan, pemilik usaha akan memperoleh rekomendasi tenaga kerja yang sesuai kualifikasi dan juga mendapat calon tenaga kerja yang melamar pekerjaan  saat ada calon pekerja yang melamar dari Go-Job.

  • Menerima tenaga kerja

Setelah mendapat kandidat calon pekerja yang melamar pekerjaan melalui Go-Job, pemilik usaha mereview data yang terkait calon pekerja tersebut apakah diterima atau pemilik usaha dapat meminta calon pekerja untuk melengkapi data atau datang ke perusahaan untuk sesi recuitment selanjutnya.

Adapun fitur-fitur yang ada di Aplikasi Go-Job, antara lain:

  1. Tampilan Awal

Pada halaman awal aplikasi akan ditampilkan dua pilihan yaitu masuk dan daftar. Pilihan Masuk untuk pengguna aplikasi yang telah memiliki akun pada aplikasi Go-Job yang selanjutnya akan diarahkan ke akunnya. Sedangkan, pilihan Daftar untuk pengguna yang belum memiliki akun Go-Job yang selanjutnya akan diarahkan pada opsi sebagai calon pekerja atau pemilik usaha.  Setelah memilih salah satu opsi tersebut, selanjutnya akan diarahkan pada pengisian data-data. Bagi calon pekerja akan diminta untuk megisi data pribadi (nama lengkap,tempat tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, nomor, email, skiils, pengalaman kerja, kata sandi dan konfirmasi sandi, serta data/file-file pendukung seperti cv dan portofolio. Sedangkan, bagi pemilik usaha akan diminta untuk menginput data perusahaan (nama perusahaan, alamat, deskripsi singkat perusahaan, email perusahaan/HRD), jumlah dan usia tenaga kerja yang dibutuhkan, keahlian yang dibutuhkan, kata sandi dan konfirmasi sandi untuk login ke aplikasi).

  • Fitur Beranda

Fitur ini merupakan tampilan awal yang bertujuan untuk memuat lowongan-lowongan pekerjaan yang telah tersimpan pada database aplikais Go-Job bagi pengguna sebagai calon pekerja. Disini, calon pekerja dapat memilih lowongan secara luasa dengan banyaknya lowongan pekerjaan yang ada. Sedangkan, bagi pengguna sebagai  pemilik kerja akan menampilkan calon-calon pekerja yang datanya telah masuk dan tersimpan pada aplikasi Go-Job. Didalam fitur ini terdapat konten pendukung diantaranya pencarian cepat. Konten ini bertujuan untuk memudahkan pengguna dalam menemukan informasi terkait lowongan-lowongan dan calon pekerja sesuai dengan kriteria dan kualifikasi yang diinginkan.

  • Fitur Rekomendasi

Fitur ini merupakan fitur yang memuat lowongan-lowongan pekerjaan yang telah tersimpan pada database aplikasi Go-Job sesuai dengan skills yang dimiliki oleh calon pekerja dan menampilkan calon-calon pekerja yang datanya telah masuk dan tersimpan pada aplikais Go-Job sesuai kualifikasi yang diisi oleh pemilik usaha pada lowongan kerja yang telah diinput sebelumnya.

  • Fitur Notifikasi/pemberitahuan

Fitur ini merupakan fitur berisi pemberitahuan-pemberitahuan dan pesan terkait diterima atau tidaknya lamaran-lamaran yang telah diajukan kepada perusahaan bagi calon pekerja  dan pemberitahuan-pemberitahuan/pesan terkait calon-calon yang telah melamar pada lowongan pekerjaan yang telah di input sebelumnya.

  • Fitur Profil

Fitur ini berisi terkait profil akun dan data-data yang telah diinput pengguna pada saat mendaftar. Pada fitur ini juga memiliki konten untuk mengedit/mengupdate profil dan data-data sebelumnya oleh pengguna.

Kesimpulan

“Go-Job”merupakan program aplikasi yang digagas penulis untuk menghubungkan para pencari kerja dan para pemilik usaha. Aplikasi ini dibuat untuk mengatasi masalah pengangguran yang melambung tinggi akibat dari adanya pandemi Covid-19 dan pemilik usaha yang kesulitan mencari SDM yang sesuai dengan kebutuhan usaha pada masa pandemi. Aplikasi ini memuat fitur-fitur terkait informasi lowongan pekerjaan dan calon pekerja, antara lain: 1) Fitur Beranda, 2) Fitur Rekomendasi, 3) Fitur Notifikasi/pemberitahuan, dan 4) Fitur Profil. Fitur fitur yang ada dalam aplikasi tersebut dibuat secara sederhana untuk memudahkan para pengguna saat menggunakan aplikasi tersebut. Dengan fitur yang tersedia dalam aplikasi Go-Job ini, diharapkan para calon pekerja dapat dengan cepat memperoleh pekerjaan dan para pemilik usaha dapat medapat pekerja yang sesuai dengan kualifikasi yang diinginkan. Penulis berharap aplikasi ini dapat diimplemetasikan agar dapat membatu menghubungkan pencari pekerjaan dan pemberi kerja dan membantu memuliahkan dan meningkatka ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19.

Link Vidio Youtube: https://youtu.be/SMiBR_hrMbE

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.