Efektivitas Penggunaan Dompet Digital Di Kalangan Masyarakat Selama Pandemi Covid-19

Siapa sih yang gatau Dompet Digital? Dompet digital adalah perangkat lunak yang dalam pengoperasiannya menggunakan jaringan internet dimana di dalamnya terdapat nominal uang untuk dapat memudahkan konsumen dalam melakukan transaksi secara non-tunai. Dompet digital merupakan dompet virtual yang kemungkinan dari penggunanya dapat melakukan transaksi digital secara aman dan cepat sesuai dengan saldo atau uang yang terisi di dalamnya.

Dompet digital berupa aplikasi yang berbasis server, sehingga pengguna terlebih dahulu dapat melakukan registrasi untuk dapat menggunakan dompet digital serta dalam penggunaannya haruslah terhubung dengan layanan internet. Dompet digital dirancang guna membuat transaksi pembayaran atau keuangan lebih nyaman digunakan bagi pengguna.

Dompet digital dirancang guna membuat transaksi pembayaran atau keuangan lebih nyaman digunakan bagi pengguna. Fitur keamanan yang diberikan pada dompet digital menjadi suatu keunggulan dibandingkan dengan dompet biasa sehingga masyarakat beralih ke dalam penggunaan dompet digital. Selain itu, dompet digital berguna dalam membatasi dalam penggunaan uang tunai atau kertas selama pandemi covid-19.

Masyarakat banyak beralih dari menggunakan dompet manual atau fisik menjadi dompet digital karena penggunanya yang praktis, mudah, aman, cepat, dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun.

Sistem Pembayaran Selama Pandemi Covid-19 Menggunakan Dompet Digital

Undang-Undang No. 23 tahun 1999 mengenai Bank Indonesia menjelaskan bahwa sistem pembayaran merupakan sebuah sistem yang mencakup seperangkat aturan lembaga, dan mekanisme yang digunakan untuk dapat melaksanakan pemindahan dana atau uang guna untuk memenuhi suatu kewajiban yang timbul akibat dari adanya suatu kegiatan ekonomi. Pembayaran dapat diartikan sebagai sebuah proses berpindah tangan dari sejumlah uang dari penjual ke pembeli.

Di Indonesia terdapat dua jenis pembayaran yaitu pembayaran secara tunai (tradisional) dan pembayaran secara digital (dompet digital). Seiring perkembangan teknologi yang terus maju memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi. Salah satunya adalah transaksi pada pembayaran elektronik dengan dompet digital.

Jenis apa saja sih dompet digital yang ada di Indonesia? Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) terdapat 38 jenis dompet digital dengan memiliki lisensi resmi. Adapun jenis dari dompet digital tersebut meliputi LinkAja, Dana, ShopeePay, GoPay, OVO, Jenius, Sakuku, Doku, iSaku, Mega Mobile, Mobile, dan sebagainya. Populasi yang tinggi dalam penggunaan dompet digital di Indonesia  memiliki potensi dalam akses layanan dompet digital secara meluas dalam meningkatkan penggunaan dompet digital di masyarakat.

Keberadaan dompet digital memang sudah ada sebelum pandemi covid-19, namun selama pandemi covid-19 penggunaan dompet digital semakin terkenal atau marak karena adanya himbauan untuk dapat menggunakan metode pembayaran cashless. Peralihan penggunaan dompet digital bertujuan untuk mengurangi interaksi fisik termasuk dalam metode pembayaran manual kepada pembayaran digital. Selain itu, adanya kemudahan dalam mengirimkan uang, melakukan pembayaran, serta promo-promo yang tersedia tiap jenis dompet digital yang ada. Penggunaan dompet digital bertujuan untuk mengurangi interaksi fisik termasuk dalam metode pembayaran manual kepada pembayaran digital.

Contoh apa saja yang menjadi bukti bahwasanya dompet digital berguna selama pandemi covid-19? Penggunaan dompet digital sebagai sistem pembayaran dapat dilihat sebagai pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari selama pandemi covid-19. Salah satunya adalah dengan membeli bahan makan ataupun makanan secara online, membeli kebutuhan barang seperti pakaian secara online, transaksi e-commerce, melakukan transaksi secara online dari toko manapun, dan sebagainya. Pembayaran dapat dilakukan secara universal, keamanan pada transaksi yang jelas sudah terjamin, lebih efisien dalam penggunaan waktu dan tenaga.

Pembayaran dapat dilakukan secara universal, keamanan pada transaksi yang jelas sudah terjamin, lebih efisien dalam penggunaan waktu dan tenaga. Dompet digital yang menawarkan berbagai keunggulan, fleksibilitas, dan efektivitas dalam melakukan transaksi pembayaran sehingga masyarakat dimudahkan dalam membelanjakan uang.

Adanya pandemi covid-19 telah merubah perilaku konsumen dan perkembangan dalam penggunaan transaksi dompet digital. Diperkirakan terdapat penambahan 12 juta pengguna e-commerce baru sejak pandemi berlangsung, sehingga terjadi preferensi cara pembayaran dengan meningkatnya penggunaan dompet digital.

Berdasarkan laporan yang telah dikeluarkan oleh Google, Temasek dan Bain & Company.

(Nizar, 2021:96)

Transaksi pembayaran menggunakan uang tunai berkurang sebesar 48% sebelum pandemi covid-19 menjadi 37% setelah adanya pandemi covid-19. Sedangkan pada pada penggunaan transaksi dompet digital mengalami kenaikan dari 18% sebelum pandemi covid-19 menjadi 25% setelah pandemi covid-19.

Sedangkan pada data penggunaan dompet digital di Indonesia diperoleh sebagai berikut.

(Janah, 2022:713)

Peringkat penggunaan dompet digital pertama ada pada penggunaan ShopeePay (35%), OVO (25%), Dana (17%), GoPay (16%), dan LinkAja (7%). Dengan demikian, terbukti bahwa penggunaan dompet digital efektif untuk digunakan selama pandemi maupun sebelum pandemi..

Kelebihan dan Kekurangan Dompet Digital

Transaksi secara digital memberikan keamanan serta kemudahan pada masyarakat selama pandemi covid19. Pembayaran secara cashless dinilai aman oleh masyarakat karena tidak melibatkan pertukaran uang tunai secara langsung yang diduga dapat menjadi perantara penyebaran virus covid-19. Dari sekian banyaknya alat pembayaran non-tunai yang tersedia, dompet digital merupakan alat pembayaran yang digemari oleh masyarakat. Adanya dompet digital memudahkan masyarakat selama pandemi.

Kelebihan dengan adanya dompet digital bagi masyarakat selama pandemi covid-19 sebagai alat transaksi bisa digunakan dimanapun dan kapanpun, sebagai berikut.

  1. Menggunakan dompet digital lebih efisien
  2. Penggunaan dompet digital lebih hemat waktu dalam melakukan transaksi pembelian.
  3. Setiap transaksi yang dilakukan pasti akan tercatat dalam database sehingga dalam pengelolaan keuangan dapat terorganisir.
  4. Mudah dan aman, lebih praktis tanpa harus membawa dompet.
  5. Pada dompet digital banyak diskon, promosi, maupun cashback sehingga masyarakat akan diuntungkan dalam penggunaan dompet digital.
  6. Menghindari terkenanya virus covid-19 melalui perantara uang tunai yang menjadi perantara virus ini.

Adapun kelemahan pada penggunaan dompet digital sebagai alat transaksi selama pandemi covid-19 sebagai berikut.

  1. Dalam penggunaan dompet digital harus selalu terhubung koneksi internet.
  2. Terjadinya ancaman hacker, sehingga dapat memanfaatkan korban dalam memanipulasi dompet digital.
  3. Menyebabkan masyarakat menjadi konsumen yang konsumtif.

Penggunaan dompet digital meningkat setelah adanya pandemi covid-19, salah satu kegunaan dari transaksi dompet digital adalah melakukan transaksi jual beli, pembelian makanan, dan lain-lain. Dengan demikian, pemakaian dompet digital selama pandemi covid-19 terbukti efektif melalui beberapa penjelasan di atas dimana masyarakat melakukan transaksi pembayaran dompet digital untuk menghindari kontak langsung dengan uang tunai untuk mencegah terjadi penyebaran virus covid-19. Akan tetapi, di zaman modern yang serba mudah ini diharapkan masyarakat dapat lebih bijaksana dalam berbelanja secara online serta dapat membedakan keinginan dan kebutuhan supaya tidak terjerumus dalam perilaku konsumtif.

Berikut merupakan video penjelasan lebih lanjut, link YouTube https://youtu.be/w4cZLoXj6Ec

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Captcha 30 − 23 =