Pemanfaatan Big Data dalam Dunia Kesehatan di Masa Pandemi COVID-19

Big data merupakan topik menarik untuk dibicarakan dalam pengembangan teknologi digital saat ini. Penggunaan basis data yang sangat diperlukan dalam mengelola, menyimpan, dan memanajemen informasi yang berbentuk data, dimana banyak perusahaan yang membutuhkan kapasitas data sangat besar untuk menyimpan data tersebut. Apa sih big data itu? Big data merupakan kumpulan data dengan jumlah atau volume yang besar, baik terstruktur maupun tidak terstruktur yang digunakan untuk membantu kegiatan bisnis. Dalam dunia kesehatan big data dimanfaatkan untuk membantu tenaga medis seperti dokter atau perawat untuk mendapatkan data yang lebih detail mengenai pasien. Selain dimanfaatkan untuk membantu pasien, big data juga bisa digunakan untuk mengembangkan diagnosa dengan dilengkapi teknologi-teknologi pendukung lainnya.

Lalu bagaimana penerapan big data pada masa pandemi COVID-19 di Indonesia? Big data sangat membantu dalam mengatasi penyebaran virus corona (COVID-19) dalam dunia kesehatan. Kemampuan tersebut digunakan oleh pemerintah dalam menentukan perencanaan lebih lanjut mengenai penanganan COVID-19 di Indonesia. Kehadiran industri 4.0 sangat berpengaruh bagi Indonesia dalam melakukan transformasi digital dengan data center sebagai basis pengembangan platform layanan digital, yang kemudian dapat membantu pemerintah Indonesia membuat aplikasi melawan COVID-19, seperti aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi PeduliLindungi digunakan untuk mendukung dilaksanakannya vaksinasi COVID-19 di Indonesia. Aplikasi PeduliLindungi menggunakan bluetooth untuk merekam dan bertukar informasi dengan pengguna lain yang sudah terdaftar di aplikasi PeduliLindungi.

Selain itu, big data juga membantu menangani pandemi COVID-19 dengan memanfaatkan sejumlah teknologi kesehatan. Salah satunya yaitu menjalin kerja sama dengan 11 Startup di bidang layanan kesehatan serta pengiriman obat untuk pasien yang terinfeksi COVID-19. Ketika pasien menjalani isolasi mandiri karena terinfeksi COVID-19, mereka dapat berkonsultasi dengan dokter melalui platform layanan kesehatan seperti Alodokter, Halodoc, KlikDokter, KlinikGo, ProSehat, Getwell, SehatQ, LinkSehat, MILVIK Dokter, Good Dokter serta YesDok untuk mendukung telemedicine. Meskipun begitu, peranan big data di masa pandemi COVID-19 sangat membutuhkan partisipasi dari seluruh masyarakat Indonesia, agar pemanfaatan big data lebih maksimal. Untuk itu, marilah kita bersama-sama membantu pemerintah dalam pemanfaatan big data.

DAFTAR PUSTAKA

Permana, Adi. 2020. “Pemanfaatan Big Data untuk Penangan Pandemi COVID-19” https://www.itb.ac.id/news/read/57556/home/pemanfaatan-big-data-untuk-penangan-pandemi-covid-19. Diakses pada 18 Mei 2022.

Telkommetra.co.id. 28 April 2020. Peran Penting Big Data di Masa Wabah Corona. Diakses pada 18 Mei 2022, dari https://www.telkommetra.co.id/en/publication/insight/peran-penting-big-data-di-masa-wabah-corona

Adani, Muhammad Robith. 2020. “Pengenalan Big Data: Pengertian Fungsi, Manfaat, dan Tools” https://www.sekawanmedia.co.id/blog/pengertian-big-data/. Diakses pada 18 Mei 2022.

Waranggani, Arundati Swastika. 2021. “Menkes Sebut Pelayanan Kesehatan Berbasis AI, IoT, dan Big Data akan Jadi Tren Pasca-Pandemi” https://www.cloudcomputing.id/berita/menkes-sebut-teknologi-kesehatan-akan-tren. Diakses pada 18 Mei 2022

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Captcha 21 − = 20