Bagaimana Teknologi Mempengaruhi Kehidupan Keagamaan Seseorang

Era digital telah membawa dampak besar pada cara kita menjalani kehidupan sehari-hari, tidak terkecuali dalam beragama. Bagaimana agama telah beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan internet? Apa tantangan dan peluang yang dihadapi dalam konteks digital ini?
Agama dan teknologi adalah dua bidang yang signifikan dalam kehidupan manusia. Agama merupakan sistem kepercayaan, nilai, dan praktik yang berhubungan dengan aspek spiritual dan transendental kehidupan manusia. Di sisi lain, teknologi melibatkan penerapan pengetahuan, keterampilan, dan alat untuk merancang, membuat, dan menggunakan barang dan layanan yang bermanfaat bagi manusia.
Meskipun agama dan teknologi memiliki fokus yang berbeda, keduanya memiliki dampak yang kuat dalam membentuk masyarakat dan cara hidup kita. Pertemuan antara agama dan teknologi terjadi sepanjang sejarah manusia dan memainkan peran penting dalam perkembangan sosial, budaya, dan pemikiran manusia.
Seiring berjalan nya waktu, hubungan teknologi memberi dampak positif serta negatif bagi aktivitas keagamaan. Dari dampak inilah kita dapat melihat apakah teknologi dan agama saling membutuhkan atau justru saling merugikan. Dengan dampak positif dan negatif kita juga dapat menilai mana yang baik atau buruk.
Pada saat ini sudah ada kitab berbasis aplikasi contohnya adalah Al-Qur’an. Dengan aplikasi tersebut, umat beragama Islam dapat membaca Al-Qur’an cukup dengan membuka ponsel. Ditambah lagi terdapat juga fitur renungan harian pada aplikasi agar pembaca dapat merenungkan ayat-ayat Allah setiap hari. Hal tersebut sangat efektif karena hampir setiap hari kita memakai ponsel sebagai media komunikasi.
Mengikuti hal itu, kita juga dapat menggunakan teknologi untuk mengumpulkan informasi. Kita dapat mendengarkan ceramah agama yang semakin memperkuat iman kita, dan terlibat dalam diskusi dan komunitas keagamaan yang positif di internet.
Kemudian teknologi juga bisa mendukung aktivitas di masjid. Saat ini tidak sedikit masjid yang menggunakan microphone dan speaker untuk memudahkan ustaz atau kyai dalam menyampaikan khutbah. Dengan speaker, jamaah dapat mendengar suara ustaz dari atas mimbar hingga ke kursi paling belakang. Tidak lupa juga bahwa saat ini ada gereja yang dapat memberi persembahan melalui pembayaran elektronik.
Berikut merupakan pemanfaatan teknolgi di bidang keagamaan:
Mempermudah seseorang dalam menentukan kiblat salat
Ketika sedang berada di perjalanan atau di tempat yang kita tidak tahu arah kiblat, sekarang dapat dengan mudah menentukan kiblat melalui kompas yang terdapat di handphone.
Memudahkan dalam mencari ilmu
Apabila kita sedang bingung mengenai suatu masalah, kita dapat mencari hukum-hukum keagamaan di YouTube ataupun Google. Hal tersebut sangat memudahkan untuk seseorang mencari ilmu di manapun ia berada.
Memudahkan mencari informasi keagamaan
Ada banyak kajian agama yang diselenggarakan oleh pihak-pihak tertentu. Oleh karena itu, kita dapat mencari info kajian mengenai jadwal dan siapa pengisinya melalui grup WhatsApp ataupun lainnya
Beberapa manfaat tersebut memang sangat menguntungkan. Namun, teknologi juga mempunyai dampak negatif. Oleh karena itu, kita perlu mempunyai prinsip dalam menggunakan teknologi. Beberapa prinsip yang perlu kita lakukan dalam menggunakan teknologi, antara lain:
Menggunakan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat seperti pendidikan, komunikasi, dan pekerjaan.
Mencari informasi dan konten yang bermanfaat serta menghindari hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.
Menggunakan teknologi dengan penuh tanggung jawab dan hormat terhadap privasi dan keamanan diri sendiri serta orang lain.
Menghindari penyalahgunaan teknologi seperti perjudian online, penyebaran informasi yang tidak benar, atau kegiatan ilegal lainnya.
Menggunakan teknologi secara adil dan tidak merugikan orang lain, termasuk dalam hal kekayaan intelektual dan hak cipta.
Kesimpulan
Teknologi dapat memberikan banyak manfaat dalam kehidupan beragama. Jika dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat, maka akan menumbuhkan akhlak yang mulia bagi mereka, sehungga dapat menciptakan sumber daya manusia yang cerdas,berhati-hati, dan berakhlak mulia.
Referensi:
Salsabila, U. H., Ramadhan, P. L., Hidayatullah, N., & Anggraini, S. N. (2022). Manfaat Teknologi Dalam Pendididkan Agama Islam. TA’LIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 5(1), 1-17.
Nuryana, Z. (2019). Pemanfaatan teknologi informasi dalam pendidikan agama islam. TAMADDUN: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan, 19(1), 75-86.
Ali, A., & Erihadiana, E. (2021). Peningkatan kinerja teknologi pendidikan dan penerapannya pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Dirosah Islamiyah, 3(3), 332-341.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

78 − = 69