PENGARUH LITERASI DIGITAL UNTUK MASA DEPAN

PENGARUH LITERASI DIGITAL UNTUK MASA DEPAN

Internet telah terkonseptualisasi sedemikian rupa sehingga menjadi forum untuk kebebasan berekspresi dengan potensi yang hampir tanpa batas bagi tiap-tiap individu sebagai suatu cara untuk mengekspresikan jati dirinya dan menerima ekspresi dari jati diri orang lain. Sebagai pengguna media digital, kita harus mampu melawan kabar bohong dengan melakukan verifikasi informasi pada sumber yang valid. Caranya adalah bisa mengakses laman resmi dari media-media arus utama yang sudah melakukan proses pemeriksaan fakta atas informasi tersebut. Selain itu, kita juga harus pahami maksud informasi yang kita terima dengan melakukan seleksi dan identifikasi dari informasi yang kita terima. Sebaiknya jangan asal menyebarkan pesan tanpa memastikan kebenarannya terlebih dulu. Sayangnya pada realitanya hal tersebut masih sering dilakukan oleh para pengguna media digital.

Tidak hanya mencakup kemampuan mengoperasikan gawai pintar dan internet, literasi digital adalah kemampuan untuk memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi yang didapat melalui berbagai sumber digital secara bertanggung jawab. Tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia, sayangnya, tidak diimbangi kemampuan literasi digital yang mumpuni. Faktanya, di masa pandemi ini banyak masyarakat Indonesia yang mudah percaya dengan hoaks dan misinformasi tentang Covid-19.

Pada era sebelum milenial, literasi diartikan sebagai “melek huruf”, dimana istilah tersebut digunakan untuk kemampuan membaca dan menulis. Sedangkan pada era saat ini, literasi tidak diartikan sebagai kemampuan membaca dan menulis, melainkan diartikan sebagai kemampuan dalam memahami, menggunakan, menganalisis, dan mengkomunikasikan. Literasi tentu sangat penting bagi generasi muda yang juga akan membantu dalam dunia pendidikan. Salah satu yang patut diperhatikan pada era digital ini tentunya pada generasi muda. Dimana generasi muda saat ini mampu mengakses segala informasi melalui internet yang jumlahnya sangat besar yaitu mencapai kurang lebih 70 juta orang. Generasi muda ini hampir setiap harinya mengakses internet kurang lebih 6 jam per harinya. Tingginya angka penggunaan ini tentunya karena generasi muda memiliki kemampuan untuk mengakses dan menggunakan media sosial.

Menyadari besarnya angka pengguna pada generasi muda, maka sangat penting membangun karakter melalui literasi digital itu dilakukan sejak dini. Dengan dibangunnya sejak dini, dapat membangun pendidikan karakter generasi muda agar selaras atau mengimbangi kemampuannya terhadap perkembangan teknologi digital. Mengingat dalam menjalani kehidupannya, generasi muda akan selalu bersinggungan terhadap teknologi digital yang akan membantunya dalam menjalani berbagai aktivitas. Dalam dunia pendidikan saat ini, proses belajar mengajar pun sudah bisa dilaksanakan menggunakan sistem daring dan tidak perlu tatap muka dengan gurunya. Hal ini tentu membutuhkan karakter berliterasi digital generasi muda yang kuat, agar tidak menjadi ancaman reduksi pendidikan.

Perkembangan teknologi digital yang diimbangi dengan pembangunan karakter berliterasi digital, tentunya akan menjadikan generasi muda yang berintelek dan memiliki keterampilan. Dengan mudahnya mengakses segala informasi dan semakin canggihnya teknologi, generasi muda dapat memanfaatkannya untuk tempat berkarya dengan membuat konten-konten maupun film, yang sekarang banyak diminati oleh masyarakat.

perkembangan teknologi digital juga menjadi peluang untuk melakukan bisnis online atau e-commerce. E-commerce dinilai dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru yang lebih efektif dan efisien dalam pemasaran sebuah barang. Generasi muda dengan kreativitas dan inovasinya, tentu dapat menciptakan berbagai bisnis online, seperti bisnis fashion dan bisnis kuliner atau makanan. Selain itu, ada jurnalistik online yang dapat menguntungkan bagi generasi muda pada era digital. Dengan itu, generasi muda dapat mengembangkan kemampuan literasi melalui kegiatan menulis sebuah karya atau konten untuk di publish di media online. Hal itu tentu bisa menjadi lapangan pekerjaan baru yang modern bagi generasi muda, mengingat sudah berada pada zaman yang serba teknologi digital.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Captcha 68 − 58 =