Pemanfaatan Aplikasi Tik Tok Sebagai Wadah #SamaSamaBelajar

Belajar merupakan satu kata yang identik dengan pelajar. Banyak yang menganggap bahwa belajar adalah suatu kegiatan yang harus dilakukan oleh pelajar. Meskipun pada hakikatnya belajar merupakan kegiatan yang dapat dilakukan oleh semua kalangan, baik anak-anak hingga orang yang sudah berumur.
Menurut Howard L. Kingskey, belajar merupakan suatu proses timbulnya atau diubahnya tingkah laku (dalam arti luas) dengan melewati praktek atau latihan. Sedangkan menurut Drs. Slameto belajar ialah tindakan proses usaha individu guna memperoleh suatu perubahan tingkah laku baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa belajar merupakan suatu proses yang dilakukan individu guna memperoleh perubahan tingkah laku secara keseluruhan melalui latihan.
Belajar tidak hanya mempelajari tentang mata pelajaran yang ada di sekolah, namun belajar memiliki arti yang luas. Dengan belajar kita dapat mengetahui hal yang sebelumnya kita tidak tahu. Dan dengan belajar pula kita dapat mengembangkan potensi yang kita miliki. Belajar merupakan kegiatan yang sangat penting. Hal ini selaras dengan kalimat dari Imam Syafii yang berbunyi “Jika kamu tidak tahan dengan lelahnya belajar, maka kamu harus tahan dengan perihnya kebodohan”
Kalimat tersebut memiliki makna yang sangat mendalam. Dimana jika kita dimasa sekarang tidak dapat menahan lelahnya belajar maka dimasa yang akan datang kita harus siap untuk menahan perihnya sebuah kebodohan. Sudah terbayang betapa pesatnya perkembangan teknologi dimasa yang akan datang, sehingga kita butuh untuk belajar agar kita tidak tertinggal.
Berbicara mengenai perkembangan teknologi saat ini, media massa berkembang dan menyebar dengan cepat yang melahirkan banyak aplikasi-aplikasi yang dapat membantu masyarakat. Membantu dalam pendidikan, ekonomi, kesehatan mental dan fisik, serta yang lainnya. Namun disamping dampak positif pasti terdapat dampak negatif yang muncul.
Salah satu aplikasi yang sedang berkembang dan menyebar dengan cepat saat ini yaitu aplikasi Tik Tok. Aplikasi Tik Tok merupakan sebuah aplikasi video musik berasal dari Tiongkok yang muncul pada awal September 2016. Aplikasi ini memberi ruang kepada para pemakainya untuk membuat video music pendek.
Banyak masyarakat yang menganggap aplikasi Tik Tok hanya memberi dampak negative untuk penggunanya. Hal ini dikarenakan banyak konten yang bermuatan negative, terutama untuk anak-anak. Dan pada akhirnya pada 3 Juli 2018 Tik Tok pernah diblokir oleh pemerintah Indonesia. Tapi dengan adanya berbagai pertimbangan dan regulasi baru pada Agustus 2018, aplikasi Tik Tok dapat diunduh kembali. Salah satu aturan yang diberlakukan yaitu batas usia pengguna aplikasi Tik Tok adalah 11 tahun.
Meskipun banyak yang beranggapan bahwa aplikasi Tik Tok hanyalah aplikasi yang digunakan untuk mencari hiburan, tapi sebenarnya jika dimanfaatkan dengan baik aplikasi ini memberi manfaat untuk belajar banyak hal. Belajar dalam artian ini mencakup arti belajar secara luas tidak hanya belajar materi pelajaran.
Di aplikasi Tik Tok ditumukan tagar #samasamabelajar. Ini dijadikan sebagai wadah pengguna Tik Tok untuk mengunggah video yang bermanfaat dan dapat menambah wawasan yang melihatnya. Dan sekarang pun dalam tagar #samasamabelajar sudah banyak video yang terunggah, dan banyak juga tanggapan yang positif.
Jadi, mari memanfaatkan aplikasi Tik Tok sebagai wadah #samasamabelajar untuk sama sama berbagi ilmu dan mendapat ilmu. Sehingga diharapkan kelak aplikasi ini dapat bermanfaat untuk semua kalangan dan dapat mengubah perspektif negative masyarakat terhadap aplikasi Tik Tok.

Daftar Pustaka
Aji, W. N., & Setiyadi, D. B. P. (2020). Aplikasi tik tok sebagai media pembelajaran keterampilan bersastra. Metafora: jurnal pembelajaran bahasa dan sastra, 6(2) :148-149.
Parnawi, A. (2019). Psikologi belajar. Yogyakarta: Deepublish.
Link video youtube: https://youtu.be/fLGDKoTnizg


You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.