Pemanfaatan Literasi Digital dalam Pelestarian Batik sebagai Warisan Budaya Indonesia

Sumber : Pinterest

Pada abad ke 21, internet sudah menjadi kebutuhan pokok bagi manusia termasuk masyarakat Indonesia. Menurut data dari internetworldstats, pada Maret 2021 pengguna internet di Indonesia mencapai 212,35 juta jiwa. Dari data tersebut berarti masyarakat Indonesia sudah menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari sehingga merupakan contoh perkembangan di bidang teknologi, informasi, dan komunikasi.

Hal tersebut dapat dimanfaatkan sebagai upaya untuk melestarikan warisan budaya Indonesia. Melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2007, pemerintah Indonesia secara resmi meratifikasi Convention for The Safeguarding of The Intangible Cultural Heritage yang dibuat oleh UNESCO pada tahun 2003 di Paris. Dokumen tersebut berisi amanah bahwa negara-negara yang meratifikasi konvensi tersebut harus meningkatkan kesadaran terutama bagi kaum muda terhadap warisan budaya dari negaranya.

Sebagai upaya untuk mendorong pelestarian budaya Indonesia melalui media internet, Google sebagai perusahaan yang menaungi mesin pencari paling populer di dunia berupaya melakukan pelestarian budaya Indonesia, melalui platform online “Google Arts and Culture” yang menyediakan informasi mengenai kebudayaan Indonesia (Koran Jakarta, 2016).

Batik merupakan warisan budaya tak benda yang diakui oleh dunia sebagai warisan budaya Indonesia. Batik adalah kain bergambar dengan proses pembuatannya yang dilakukan secara khusus dengan cara digambar atau dijiplak motifnya ke kain, dan kemudian melalui proses pencantingan dengan menggunakan malam (lilin), proses pewaraan, dan proses pelorodan. Batik Indonesia, teknik yang digunakan, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi sejak 2 Oktober 2009. Sejarah tentang batik di Indonesia berkaitan erat dengan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Tanah Jawa. Batik yang tadinya merupakan pakaian keluarga keraton, kemudian berkembang menjadi pakaian rakyat yang banyak digemari.

Sumber : Pinterest

Dalam rangka menumbuhkan budi pekerti di lingkungan sekolah dan masyarakat, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia mencanangkan program Gerakan Literasi Digital Nasional yang dikampanyekan pada tahun 2016. Dimana Literasi Digital merupakan salah satu dari enam literasi dasar yang harus dikuasai masyarakat Indonesia. Kemendikbud bekerja sama dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika sejak awal tahun 2017 guna meningkatkan literasi digital kepada masyarakat agar menggunakan media sosial secara benar dan bermartabat. Menurut Kemendikbud, literasi digital yaitu pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam konvensi tahun 2003, UNESCO menggunakan istilah safeguarding, yang diartikan sebagai pelestarian karena tujuannya ialah untuk memastikan warisan budaya tak benda supaya dapat tetap lestari dengan berbagi langkah nyata melalui literasi digital, seperti dokumentasi, promosi, dan transmisi. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelestarian Tradisi, Kemendikbud berupaya memberikan tugas kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk bertanggung jawab tentang upaya pelestarian warisan budaya tak benda di Indonesia. Pemanfaatan literasi digital dalam pelestarian batik sebagai warisan budaya Indonesia dapat dilakukan melalui media internet, seperti melalui portal online, video, dan media sosial. Salah satu kegiatan yang dapat digunakan untuk pelestarian warisan budaya batik melalui literasi digital yaitu dokumentasi. Dokumentasi batik dapat melalui berbagai saluran seperti portal online, media sosial, dan video pertunjukkan melalui saluran youtube.com.

Batik sangat populer sejak adanya Hari Batik Nasional atau “Batik Days” yang ditetapkan pada tanggal 2 Oktober. Sebagian masyarakat Indonesia, seperti di dunia pendidikan secara serempak menggunakan batik pada tanggal tersebut, sehingga  menimbulkan rasa ingin tahu bagi masyarakat tentang batik dan melakukan pencarian melalui media digital seperti Google.

Selanjutnya upaya pelestarian batik melalui portal online, komunitas pecinta batik telah membuat portal batikguild.org.uk. Portal tersebut beranggotakan sekitar 200 orang yang tinggal di Inggris dan Irlandia dan dibentuk sejak 1986. Portal tersebut berisi informasi mengenai batik, seperti sejarah batik, motif, dan informasi mengenai ruang jual beli batik. Sehingga portal tersebut membantu mengenalkan batik sebagai warisan budaya Indonesia ke kancah Internasional. Museum Batik Pekalongan berupaya melakukan digitalisasi informasi mengenai koleksi-koleksi yang mereka miliki melalui portal museumbatikpekalongan.info, sehingga dapat digunakan sebagai ruang belajar online.

Melalui media online seperti Youtube, Facebook, Instagram, dan sebagainya kita dapat saling berbagi informasi. Youtube dapat digunakan sebagai media pelestarian budaya batik dengan cara mengunggah video mengenai batik, seperti pembuatan batik. Sehingga Youtube merupakan media sosial yang tepat untuk melestarikan batik, selain menawarkan video tidak langsung Youtube juga menawarkan siaran langsung.

Facebook merupakan media sosial yang populer di seluruh dunia. Layanan Facebook seperti pertemanan, berbagi foto, informasi, dan video dengan keluarga atau teman. Layanan lainnya yaitu group dan page, group memberikan kemudahan dalam keterlibatan semua pihak di dalamnya, sedangkan layanan page menekankan pada komunikasi satu arah. Sehingga Facebook memberikan peluang bagi komunitas pelestari warisan budaya batik dalam menginformasikan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya dalam menjaga batik sebagai warisan budaya Indonesia.

Selanjutnya yaitu Instagram,di dalam Instagram terdapat layanan penyimpanan foto bagi penggunanya. Instagram merupakan media sosial yang terbuka sehingga penggunanya dapat berhubungan dan bertukar informasi satu sama lain dimanapun dan kapanpun. Batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang paling populer di Instagram. Di Instagram banyak pelaku usaha batik yang menawarkan produk batik mereka.

Selanjutnya yaitu pelestarian warisan budaya melalui aplikasi digital. Aplikasi digital merupakan sebuah program yang ditawarkan kepada pengguna telepon pintar untuk memberikan berbagi tawaran media, gambar, video, informasi, games, dan lainnya. Saat ini, banyak aplikasi digital yang menawarkan tentang media batik, seperti aplikasi pembuatan motif batik.

Pendidikan formal dan informal merupakan hal yang penting sebagai upaya untuk mendorong literasi digital. Literasi digital bukan hanya upaya digitalisasi atau pendokumentasian melalui media digital, melainkan mencakup ranah yang sangat luas. Banyak upaya yang sudah dilakukan oleh komunitas-komunitas pelestari batik yang sebagian besar berkutat pada literasi digital. Upaya-upaya tersebut merupakan salah satu langkah yang tepat dalam pelestarian batik sebagai warisan budaya Indonesia.

Oleh sebab itu, literasi digital dapat digunakan dalam upaya pelestarian batik sebagai warisan budaya Indonesia dengan didukung adanya kesadaran dari komunitas-komunitas pelestari batik untuk melakukan upaya dokumentasi batik melalui internet sehingga dapat memudahkan dalam pencarian dan menyebarluaskan kepada publik terkait dengan Batik yang merupakan warisan budaya Indonesia yang harus dilestarikan.

Video Youtube Pemanfaatan Literasi Digital dalam Pelestarian Batik sebagai Warisan Budaya Indonesia :

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Captcha 55 − 46 =