DIGITALISASI MARKETING DALAM MENUNJANG PERLUASAN DISTRIBUSI PRODUK DALAM NEGERI

Apa itu Digitalisasi Marketing?

Digitalisasi Marketing dalam hal ini sama maknanya dengan Pemasaran Digital atau Pemasaran yang diproses secara online. Lane (2008) menyatakan bahwa pemasaran digital adalah praktik mempromosikan produk dan layanan menggunakan saluran distribusi digital. Sedangkan digital marketing menurut Chaffey dan Chadwick (2016 : 11), Dedi Purwana (2017 : 2) merupakan kegiatan pemasaran yang menggunakan media digital dengan menggunakan internet yang memanfaatkan media berupa web, sosial media, email, database, mobile/wireless, dan tv digital untuk meningkatkan target konsumen serta agar mengetahui profil, perilaku, nilai produk, serta loyalitas para pelanggan atau target konsumen untuk mencapai tujuan pemasaran.

Jadi dapat disimpulkan bahwa digitalisasi marketing adalah kegiatan pemasaran produk atau jasa yang dilakukan secara digital melalui berbagai media dengan menggunakan internet guna meningkatkan distribusi penjualan.

Manfaat Digitalisasi Marketing

  • Biaya lebih efisien

Pemasaran secara digital dapat menjangkau pelanggan dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan metode pemasaran secara langsung atau tradisional. Karena dalam hal ini perusahaan dapat mengoptimalkan biaya pengelolaan untuk menggantikan promosi yang lebih mahal seperti dalam bentuk cetak atau yang lainnya.

  • Perkembangan perusahaan dapat terukur dengan jelas

Penggunaan media digital yang sudah semakin canggih menjadikan suatu perusahaan dapat dengan mudah mengelola perkembangan mereka. Dengan demikian perusahaan dapat menentukan seberapa efektif kampanye pemasaran yang telah dilakukan.

  • Akses toko 24 jam

Digital matketing tidak terbatas oleh tempat dan waktu. Sehingga konsumen mempunyai banyak waktu untuk mengetahui lebih banyak informasi mengenai suatu produk atau jasa. Terlebih di era yang serba sibuk seperti sekarang ini, banyak orang yang belum mempunyai waktu luang untuk datang langsung ke store.

  • Tidak terhalang jarak

Dengan adanya digital marketing ini, konsumen dapat menjangkau produk atau jasa dari mana saja tanpa harus datang ke tempat. Begitu pula sebaliknya, produsen dapat memasarkan produknya hingga ke luar negeri dengan mudah. Bahkan saat ini banyak tersedia promo ongkos kirim dari beberapa jasa ekspedisi yang terdapat pada pasar digital sehingga dapat meminimalisasi dana.

  • Menjadi gerbang informasi konsumen masa kini

Konsumen sekarang ini sudah semakin pandai dalam memilih produk atau jasa. Sebelum melakukan pembelian biasanya konsumen akan mencari infomasi terlebih dahulu mengenai produk atau jasa tersebut. Dengan informasi digital ini tentu akan memudahkan konsumen tanpa harus datang ke tempat penyedia produk atau jasa

Jenis Pemasaran Digital

  • Sosial Media

Untuk saat ini sosial media merupakan platform berbasis internet yang sangat digemari oleh masyarakat. Terdapat berbagai macam jenis sosial media yang kerap digunakan, diantaranya adalah Instagram, Tiktok, Facebook, WhatsApp, Youtube, dan masih banyak lagi. Dari beragam jenis sosial media yang ada, suatu perusahaan dapat fokus pada beberapa platform dengan membuat konten bisnis yang sesuai agar dapat dikenal oleh masyarakat luas.

  • E-mail

E-mail merupakan pesan elektronik yang digunakan untuk saling berkirim pesan secara digital. Penggunaan email di era modern sekarang ini sangat memudahkan proses marketing suatu usaha. Selain itu juga dapat mempersingkat jarak dan waktu.

  • Online Advertising

Online advertising merupakan jenis komunikasi massa berupa iklan dengan menggunakan teknologi terbaru. Iklan tersebut dapat ditayangkan secara online di beberapa media digital seperti situs web ataupun sosial media lainnya.

  • Website

Website dalam hal ini dapat berupa blog atau publikasi online lainnya. Yang mana dapat mencangkup keseluruhan profil perusahaan. Dengan fitur ini, akses mengenai suatu produk atau jasa suatu perusahaan dapat dengan mudah diketahui oleh masyarakat dan memiliki keyword yang diasosiasikan langsung kepada bisnis terkait.

  • Interactive Audio Video

Media digital marketing ini dapat berupa audio, video, ataupun audio video. Untuk sekarang ini bentuk interactive audio contohnya adalah podcast, soundcloud, atau yang lainnya. Sedangkan video dan audio video seperti tayangan di televise ataupun youtube.

Mengapa Harus Digital Marketing?

Proses pemasaran suatu produk atau jasa pada dasarnya dapat dilakukan secara modern ataupun tradisional. Namun, jika dilihat dari perkembangan teknologi dan intensitas penggunaan internet di kalangan masyarakat saat ini maka akan lebih efektif jika penjualan produk atu jasa dilakukan secara digital. Besarnya potensial digital marketing untuk kelangsungan distribusi produk dalam negeri, menuntut setiap produsen suatu usaha agar dapat memahami dan menggunakan media digital.

Tersedianya berbagai macam jenis pemasaran digital, menjadi keuntungan tersendiri bagi konsumen dan juga produsen. Mereka dapat memilih platform yang sesuai dengan usaha mereka tanpa terhalang jarak dan waktu. Terlebih ketika distribusi produk diperlukan hingga ke luar daerah ataupun luar negeri. Dengan adanya digitalisasi marketing, dapat memperluas pemasaran produk dalam negeri yang sudah semakin beragam jenisnya. Sehingga nantinya produk lokal dapat dikenal oleh masyarakat luas melalui jejaring internet.

Strategi Distribusi Produk Dalam Negeri

Untuk menunjang distribusi produk dalam negeri maka dapat dilakukan digitalisasi marketing pada proses pemasarannya. Untuk memanfaatkan potensi besar digital marketing tersebut, dapat dilakukan pemanfaatan dengan menggunakan strategi-strategi pendukung pemasaran. Dengan adanya pengembangan strategi pemasaran digital dapat menawarkan banyak potensi untuk merek dan organisasi. Beberapa strategi yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Tentukan market pasar dengan mengamati figure influencer di sosial media. Jangan memaksakan untuk menguasai seluruh jenis pasar, cukup sesuaikan strategi sosial media dengan target pasar.
  2. Branding menggunakan platform yang sesuai jenis usaha. Hal tersebut berpeluang besar dalam membangun citra merek usaha karena akan menjadi tempat transaksi penjualan.
  3. Share, buat konten semenarik mungkin agar audiens yang berminat dapat membagikan konten kepada seluruh jejaring sosial medianya. Dengan demikian informasi mengenai produk tersebut akan semakin luas.
  4. Berikan hiburan, tidak hanya iklan. Konten yang dibuat dapat diolah sedemikian rupa untuk lebih menghibur audiens. Sehingga tidak hanya sekedar berisi iklan promosi satu arah saja.
  5. Multichannel platform. Buat kehadiran digital suatu produk atau jasa agar berada di berbagai channel terkini seperti instagram, twitter, tiktok, dan yang lainnya.
  6. Interaktivitas dalam konteks menjalin hubungan jangka panjang dengan audiens. Hal tersebut dapat dilakukan melalui percakapan agar menghasilkan pengalaman positif terhadap suatu merek dagang atau jasa.
  7. Utamakan konten visual. Masyarakat akan lebih tertarik dengan konten yang dapat dilihat serta didengar sehingga tidak membosankan. Hal ini dapat menjangkau pelanggan dengan lebih mudah.
  8. Kelengkapan informasi perusahaan akan dilihat oleh pelanggan pada saat mereka mendekati perusahaan untuk mengetahui suatu produk atau jasa, sehingga diharapkan terdapat informasi yang detail dan terperinci.
  9. Real time publish. Usahakan konten yang dibuat masih fresh atau baru sehingga pelanggan tidak  bosan. Berikan pula tanggapan atas komentar atau ulasan dari pelanggan.
  10. Viralitas. Dalam penggunaan sosial media seringkali terdapat konten-konten yang marak dibuat oleh masyarakat. Oleh karena itu, suatu perusahaan dapat mengikuti trend agar dapat dengan mudah dikenal khalayak luas.

Berikut merupakan penjelasan lebih lanjut mengenai artikel ini. Semoga bermanfaat 🙂

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.