Cyberbullying Dalam Aplikasi Tiktok: Pengaruhnya Bagi Remaja

Abstrak:
Perkembangan teknologi saat ini berlangsung dengan cepat. Banyak sekali aplikasi-aplikasi yang bermunculan dan terus berkembang. Salah satunya aplikasi tiktok. Perkembangan teknologi jika tidak diiringi pengetahuan maka hanya akan memberikan dampak negatif. Salah satu dampak dari aplikasi tiktok adalah cyberbullying. Perundungan dalam tiktok ini sangatlah berbahaya khususnya bagi remaja yang mana perkembangan psikologisnya belum terbentuk secara sempurna, sehingga rawan terjadi depresi dan lainnya.

Latar Belakang
Saat ini kita hidup dimana teknologi berkembang dengan pesat . Saat ini kita hidup tidak pernah jauh-jauh dari teknologi. Adanya Teknologi memberikan kita banyak kemudahan. Teknologi membuat pekerjaan kita menjadi efektif serta efisien.Banyak aplikasi-aplikasi yang terus muncul dan berkembang. Salah satu adalah aplikasi tiktok. Tik Tok adalah sebuah aplikasi jejaring sosial dan platform video music dimana pengguna bisa membuat, mengedit, dan berbagi klip video pendek lengkap dengan filter dan disertai musik sebagai pendukung.Media sosial berbagi video musik ini berasal dari negara China.
Pembahasan
Dengan adanya tik tok konten kreator akan bebas untuk mengekspresikan karya mereka. Namun tidak semua karya dapat diterima oleh semua pengguna tiktok. Banyak alasan yang mendasari mengapa karya tersebut tidak dapat diterima seperti kurang menarik, plagiat, serta banyak alasan-alasan hingga alasan yang tidak masuk akan seperti perbedaan SARA bahkan tidak ada juga yang kontennya dihujat karena perasaan iri dan dengki. Cyberbullying dalam dunia tiktok bukanlah suatu karangan. Cyberbullying (perundungan dunia maya) ialah bullying/perundungan dengan menggunakan teknologi digital. Hal ini terbukti dengan banyaknya pengguna tiktok yang mendapatkan kata-kata tidak pantas. Salah satunya contohnya adalah body shaming , Body shaming merupakan tindakan mempermalukan orang lain dengan menyinggung kondisi fisik dan bentuk tubuhnya, seringkali terlontar lewat bercanda dengan teman. Banyak sekali orang yang latah saat mengirimkan komentar atau memposting video dalam tiktok dengan alasan bercanda dan mirisnya hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan bagi pengguna tiktok.
Remaja merupakan pengguna terbanyak salah satu pengguna aplikasi tiktok. Kita bisa melihat saat ini banyak sekali remaja yang memposting mulai dari kehidupan mereka, hobi mereka ataupun video-video sebagai hiburan mereka. Penggunaan tik tok di kalangan remaja cukuplah banyak diwariskan oleh ginne.com pengguna tik tok di usia 13-24 tahun mencapai 53%. Angka ini bukanlah angka yang kecil. Berdasarkan angka ini kita dapat melihat seberapa populernya aplikasi tiktok dikalangan remaja.
Namun hal ini juga dapat menjadi peluang terjadi cyberbullying yang tinggi. Pelaku cyberbullying tidak memandang usia korban, siapa saja bisa menjadi korban cyberbullying. Ada beberapa alasan mengapa saat ini banyak sekali cyberbullying antara lain:
– Balas dendam
– Kebosanan, hanya untuk mencari sebuah drama ketika mereka bosan atau kepuasan pribadi dapat menjadi alasan adanya cyberbullying.
– Kecemburuan
– Merasa anonim/tidak diketahui
– Kurangnya empati
Cyberbullying memberikan dampak yang besar bagi remaja, antara lain:
– Merasa tidak aman dan tidak berdaya
– Merasa kewalahan
– Merasa dihina
– Kurangnya rasa percaya diri
– Depresi
Sebagai pengguna sosial media yang baik alangkah baiknya kita menggunakan sosial media untuk hal-hal positif saja. Mungkin saja kita tidak bisa mengajak semua pengguna tiktok untuk menggunakan tiktok sebaik mungkin. Namun kita bisa menggunakannya mulai dari diri kita terlebih dahulu. Berikut merupakan langkah-langkah untuk mencegah cyberbullying
• Pahami sendiri apa itu cyberbullying
• Pertimbangan sebelum mengirim konten di tiktok
• Atur privasi akun tiktok
• Hindari memposting informasi pribadi
• Selektif dalam memilih konten
• Jangan pernah membully orang
Kesimpulan
Cyber Bullying merupakan salah satu fenomena yang tidak dapat kita hindari. Banyaknya pengguna sosial media salah satunya tiktok menjadikan salah satu alasan mengapa cyberbullying tidak dapat dihindari. Sebagai pengguna sosial media yang baik, sudah seharusnya kita menggunakannya dengan baik, benar serta dengan bijaksana. Banyaknya dampak negatif salah satunya bagi remaja serta orang lain menjadi alasan kuat mengapa kita harus menggunakan sosial media secara bijaksana.


Daftar Pustaka
Geniee.(2021). Pengguna TikTok Indonesia Gempar, Potensi Cuan Menggelegar!. Diakses daring melalui https://ginee.com/id/insights/pengguna-tiktok/. Diakses tanggal 10 April 2022.
Adawiyah, D. P. R. (2020). Pengaruh Penggunaan Aplikasi TikTok Terhadap Kepercayaan Diri Remaja di Kabupaten Sampang. Jurnal Komunikasi, 14(2), 135-148.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.