Penerapan Literasi Digital Dalam AI Terkait Dengan ISPU Sebagai Sistem Peringatan Dini Yang Menunjukkan Kualitas Udara Disekitar Kita

Pada era modern ini, kita dapat berkomunikasi dan mencari informasi secara cepat dan mudah. Berbeda dengan tahun 2010-an, ketika komunikasi masih dilakukan secara tradisional, kita hanya dapat memperoleh informasi melalui media cetak, televisi, dan radio. Penerapan teknologi yang baik pada dasarnya dapat membantu pertumbuhan banyak bidang penting dalam kehidupan masyarakat. Apabila bidang-bidang tersebut dapat mengalami kemajuan, maka peradaban bangsa ini dapat maju pula.

Literasi digital seharusnya menjadi suatu kemampuan yang seharusnya dimiliki oleh setiap warga Negara Indonesia. Pada intinya, literasi digital mendorong bagaimana kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif oleh penggunanya seperti mencari, menggunakan serta menyebarkan informasi yang akurat, dapat dipercaya, bermanfaat dan harus bisa dipertanggung jawabkan kebenarana sesuai dengan fakta yang terjadi. Serta pemanfaatan alat-alat yang memiliki terobosan teknologi baru yang dapat bermanfaat bagi penggunanya.

Kemampuan mengimplementasikan literasi digital yang memuat tentang permasalahan pencemaran udara seperti peranan ISPU (indeks standar pencemaran udara) dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai mutu udara kepada masyarakat di lokasi dan waktu tertentu. Informasi tersebut digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam melakukan upaya-upaya pengendalian pencemaran udara. Pengendalian pencemaran udara sangat penting agar kualitas udara dapat dikelola dengan bijaksana sehingga keberlangsungan kehidupan manusia dapat terjaga dan lestari saat ini dan di masa yang akan datang.

Kita dapat memperoleh informasi mengenai kualitas pencemaran udara yang ada di sekitar kita melalui ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara). ISPU adalah angka tanpa satuan yang berguna agar masyarakat dapat dengan mudah mengetahui mutu udara yang ada di daerah sekitar, jadi dengan ISPU kita dapat mengetahui udara yang ada disekitar sehat atau tidak. Sistem informasi terintegrasi, instrumen dapat mengirimkan informasi ke server secara otomatis tanpa perlunya intervensi langsung oleh manusia. Akses data tidak eksklusif terhadap suatu platform sehingga kualitas udara dapat dipantau baik dari laptop, ataupun telepon genggam dan perangkat keras lainnnya sehingga masyarakat dapat mengetahui indeks standar pencemaran udara yang ada di wilayahnya secara langsung melalui internet.

AI merupakan bagian cabang sistem literasi digital yang memiliki peranan besar dalam proses pengembangan teknologi. Dalam masalah pencemaran lingkungan khususnya udara, pengaplikasian AI dapat ditemukan pada alat pengukur tingkat polusi udara AQMS (Air Quality Monitoring System). Secara khusus AI menawarkan kemampuan untuk mendeteksi kontaminasi kadar polusi udara lebih cepat dan lebih tepat, mengukur tingkat polusi yang ada di lapangan dan mengirimkan hasil pengukuran tingkat polusi kepada masyarakat.

            Idikator ini dibuat atau dirancang untuk dapat mengevaluasi kualitas udara di suatu daerah misalnya di perkotaan, kawasan industri, desa dan lain-lain. Alat ini sudah menggunakan teknologi canggih yaitu dengan multi parameter pemantauan, parameter gas dan cuaca dilengkapi ke dalam sensor, memiliki kemampuan untuk sampler aktif atau pasif, dan dapat memetakan polutan di daerah tersebut.

AQMS ini dapat mengukur beberapa parameter, parameter yang dapat diukur meliputi.

  1. Gas dan particulate parameter, pada alat ini terdapat sensor gas dan partikulat yang mengacu kepada Indeks Standar Pencemar Udara seperti, CO, NO₂, SO₂, O₃.
  2. Noise, gangguan yang bersifat suara yang hadir dalam bentuk gangguan yang bukan merupakan sinyal yang diinginkan.
  3. Meteorological, Parameter meteorologi yang diukur berupa suhu, arah dan kecepatan angin, kelembapan relative, radiasi matahari dan curah hujan.

Alat cek kualitas udara ini atau AQMS ini dapat diaplikasikan di beberapa objek lokasi, berikut adalah objek atau pengaplikasian alat AQMS.

  1. Fixed AQMS, Berupa shelter mini yang dilengkapi dengan Envilife AQuPod, kalibrator, dan generator nol udara, menghemat lebih banyak ruang dan membutuhkan lebih sedikit tenaga perawatan. Stasiun dapat ditempatkan di ruang observasi Pusat Pemantauan Lingkungan untuk pemantauan kualitas udara harian.
  2. Portable AQMS, Berupa stasiun pemantauan seluler yang dapat dibawa pergi ke mana saja untuk pekerjaan sehari-hari atau pemantauan darurat.

Bila Indeks Standar Pencemar Udara sudah mencapai kategori berbahaya, artinya udara sudah sangat tidak sehat dan bisa memicu masalah serius pada tubuh. Hal ini bisa mengancam kesehatan secara menyeluruh untuk semua populasi yang terpapar. Ketika kita sedang berada di daerah yang penuh polusi atau kabut asap, sebaiknya pantau terus Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) secara berkala. Selalu ikuti arahan petugas berwenang setempat agar tetap aman dan sehat.

Dengan begitu kita dapat dengan mudah mengakses informasi mengenai kadar polusi udara untuk memanatau kualitas udara yang ada disekitar kita melaui handphone yang terhubung internet. Sehingga kita dapat memantau tingkat kualitas udara disekitar kita untuk merencanakan tindakan sebagai langkah preventif terhadap kesehatan kita. Kesimpulan yang dapat kita ambil adalah AI dapat dimanfaatkan untuk mempermudah kehidupan manusia dengan melalui inovasi-inovasi yang berkembang seiring dengan perkembangan zaman.

Video Penjelasan:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Captcha − 3 = 1