Dampak Media Sosial bagi Remaja

Dampak Media Sosial Bagi Remaja

Hema Pelangi Sawitri Ariom

(1401421315)

Abstrak:

            Pesatnya perkembangan teknologi di era globalisasi sekarang tentunya memiliki banyak sisi positif maupun negatif. Sebagai contoh yaitu adanya media sosial yang semakin ramai digunakan dari masa ke masa. Tidak dapat disangkal bahwa media sosial memiliki dampak yang besar dalam kehidupan seseorang. Bagi masyarakat khususnya remaja, media sosial sudah menjadi kecanduan yang membuat penggunanya tidak bisa menjalani hari tanpa media sosial, padahal dalam masa perkembangannya, remaja akan beruaha mencari identitas diri dengan cara bergaul dengan teman sebayanya. Dengan adanya artikel ini , penulis bertujuan untuk menelaah dampak-dampak apa saja yang diberikan media sosial terhadap remaja baik itu dampak positif maupun dampak negatif.

Kata kunci       : teknologi, media sosial, remaja

Pengertian Internet

Internet di era digital saat ini sangat erat hubungannya dengan kehidupan manusia sehari-hari. Bahkan dari kalangan muda sampai tua hampir semuanya menggunakan internet untuk membantu pekerjaan mereka sehari-hari atau sekadar mencari hiburan, selain itu dengan adanya internet juga membantu pekerjaan menjadi lebih mudah, efisien dan akurat. Internet adalah suatu jaringan komunikasi yang memiliki fungsi untuk menghubungkan antara satu media elektronik dengan media elektronik yang lain dengan cepat dan tepat. Jaringan komunikasi tersebut, akan menyampaikan beberapa informasi yang dikirim melalui transmisi sinyal dengan frekuensi yang telah disesuaikan. Untuk standar global dalam penggunaan jaringan internet sendiri menggunakan TCP / IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol). Istilah TCP/IP adalah bentuk protokol pertukaran paket yang digunakan oleh banyak pengguna global/dunia. Kemudian proses  menghubungkan sirkuit internet ini disebut “networking”. Menurut seorang pakar IT, Onno W. Purbo (2005) menjelaskan bahwa konsep internet adalah sebuah media yang digunakan untuk mengefektifkan proses komunikasi dengan menggunakan aplikasi seperti website, email atau voip. Secara umum saat kita mengakses internet maka akan mendapatkan banyak manfaat, yaitu:

  1. Untuk sarana komunikasi, konektivitas dan mengetahui bagaimana keadaan di seluruh dunia.
  2. Untuk sarana mengakses informasi, pengetahuan, dan edukasi
  3. Sarana hiburan
  4. Membantu kemudahan bisnis.

Salah satu hal yang paling menarik adalah bahwa pengguna Internet tidak mengakui batas-batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau  faktor lain yang  dapat mengganggu pertukaran ide. Internet adalah  komunitas global yang bersifat demokratis dan memiliki kode etik yang dihormati oleh seluruh anggotanya. Pesatnya perkembangan teknologi internet seakan menghapus jarak dalam ruang dan waktu, kita dapat terhubung dengan komunitas global di mana saja dan kapan saja untuk mencari dan berbagi informasi dan ide. Dengan begitu banyak jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dll, kita akan dapat dengan cepat dan mudah membentuk jaringan dan kontak. Selain itu, jejaring sosial tentunya membawa  banyak dampak baru dalam perkembangan kehidupan terutama pada perkembangan anak dan remaja, baik  negatif maupun positif.

Dalam penggunaan media sosial ini, pengguna yang paling banyak berasal dari kalangan anak-anak dan juga remaja yang mana di usia mereka masih dibutuhkan pengawasan orang tua atau orang dewasa dalam menggunakan media sosial. Anak-anak dan remaja masih harus diawasi dalam menggunakan media sosial karena selain media sosial itu sendiri memiliki banyak sekali dampak positif, misalnya saja mencari dan mengakses informasi dan komunikasi, mengembangkan relasi, menambah teman dan lain sebagainya, namun tentunya media sosial ini juga dapat memberikan dampak negatif yang cukup signifikan apabila tidak digunakan dengan bijak.

Pengertian Media Sosial

Sosial media adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Sosial media meghapus batasan-batasan manusia untuk bersosialisasi, batasan ruang maupun waktu, dengan media sosial ini manusia dimungkinkan untuk berkomunikasi satu sama lain dimanapun mereka bereda dan kapanpun, tidak peduli seberapa jauh jarak mereka, dan ttidak peduli siang atau pun malam. Terdapat beberapa jenis media menurut Andreas M. Kaplan dan Michael Haenlein (2010) membagi berbagai jenis media sosial ke dalam 6 (enam) jenis, yaitu :

  • Collaborative projects memungkinkan adanya kerjasama dalam kreasi konten yang dilakukan oleh beberapa pengguna secara simultan, misalnya adalah Wikipedia. Beberapa situs jenis ini mengizinkan penggunanya untuk melakukan penambahan, menghilangkan, atau mengubah konten. Bentuk lain dari collaborative projects adalah social bookmarking yang mengizinkan koleksi berbasis kelompok dan peringkat kaitan internet atau konten media
  • Blogs merupakan salah satu bentuk media sosial yang paling awal yang tumbuh sebagai web pribadi dan umumnya menampilkan date-stamped entries dalam bentuk kronologis. Jenis blog yang sangat populer adalah blog berbasis teks.
  • Content communities memiliki tujuan utama untuk berbagi konten media diantara para pengguna, termasuk didalamnya adalah teks, foto, video, dan powerpoint presentation. Para pengguna tidak perlu membuat halaman profil pribadi.
  • Social networking sites memungkinkan para pengguna untuk terhubung dengan menciptakan informasi profil pribadi dan mengundang teman serta kolega untuk mengakses profil dan untuk mengirim surat elektronik serta pesan instan. Profil pada umumnya meliputi foto, video, berkas audio, blogs dan lain sebagainya. Contoh dari social networking sites adalah Facebook, MySpace, dan Google+.
  • Virtual games worlds merupakan platform yang mereplikasi lingkungan ke dalam bentuk tiga-dimensi yang membuat para pengguna tampil dalam bentuk avatar pribadi dan berinteraksi berdasarkan aturan-aturan permainan.
  • Virtual sosial worlds memungkinkan para inhabitan untuk memilih perilaku secara bebas dan untuk hidup dalam bentuk avatar dalam sebuah dunia virtual yang sama dengan kehidupan nyata. Contohnya adalah Second Life.

Dampak Media Sosial bagi Remaja

Dengan adanya media sosial, semua pelaku sosial dapat ikut berpartisipasi dalam menciptakan, membagikan, dalam menerima informasi dalam bentuk blog, website, jejaring sosial, forum, dan lain sebagainya. Informasi yang disampaikan melalui media sosial tidak hanya berlaku untuk satu orang satu ciutan saja, akan tetapi berlaku untuk semua orang sebagai pengguna media sosial. Kemudian yang menjadi trending topik di twitter misalnya, dalam waktu singkat bisa tersebar ke semua lintas negara dan mendapatkan ribuan bahkan jutaan tanggapan dari pengguna media sosial. Dalam penggunaan media sosial ini tentunya memiliki berbagai dampak baik itu positif maupun negative terutama bagi para remaja yang merupakan pengguna media sosial terbanyak.

Berikut ini adalah daftar dampak positif media sosial bagi remaja :

  1. Memperluas jaringan pertemanan. Berkat situs media sosial ini anak menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia. Meskipun sebagian besar diantaranya tidak pernah mereka temui secara langsung.
  2. Anak dan remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain.
  3. Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian dan empati. Misalnya memberikan perhatian saat ada tem an mereka ber-ulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secarafisik.

Di samping banyaknya dampak positif yang diberikan media sosial kepada anak dan juga remaja, tak menutup kemungkinan juga terdapat banyak dampak negative dari media sosial itu sendiri, diantaranya adalah:

  1. Seorang pelajar biasanya akan menjadi lebih malas belajar karena terlalu asyik dengan media sosial dan konsentrasinya pun biasanya akan terganggu.
  2. Anak dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasapun menjadi terganggu. Jika anak terlalu banyak berkomunikasi di dunia maya.
  3. Situs jejaring sosial akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan di sekitarmereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Hal ini dapat mengakibatkan menjadi kurang berempati di dunia nyata.
  4. Bagi anak dan remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di situs jejaring sosial. Hal ini membuat mereka semakin sulit untuk membedakan antara berkomunikasi di situs jejaring sosial dan di dunia nyata.
  5. Situs jejaring sosial adalah lahan yang subur bagi predator untuk melakukan kejahatan. Kita tidak akan pernah tahu apakah seseorang yang baru dikenal anak kita di internet menggunakan jati diri yang sesungguhnya atau tidak.
  6. Semakin maraknya penipuan, pencemaran nama baik / penggunaan, kejahatan penculikan remaja putri, judi online dan kejahatan lainnya yang sangat marak terjadi akhirakhir ini. Pelaku kejahatan menggunakan media sosial sebagai alat untuk menjaring korban.

Etika Menggunakan Media Sosial

Dalam menggunakan media sosial tentunya harus mengedepankan etika-etika dalam bermain media sosial agar meminimalisir kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, etika-etika menggunakan media sosial diantaranya yaitu :

  1. Menghindari dan tidak mempublikasi informasi yang secara langsung berkaitan dengan masalah pornografi dan nudisme dalam segala bentuk.
  2. Menghindari dan tidak mempublikasi informasi yang memiliki tendensi menyinggung secara langsung dan negatif masalah suku, agama dan ras (SARA), termasuk didalamnya usaha penghinaan, pelecehan, pendiskreditan, penyiksaan serta segala bentuk pelanggaran hak atas perseorangan, kelompok / lembaga / institusi lain.
  3. Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang berisi instruksi untuk melakukan perbuatan melawan hukum (illegal) positif di Indonesia dan ketentuan internasional umumnya.
  4. Tidak menampilkan segala bentuk eksploitasi terhadap anak-anak dibawah umur.
  5. Tidak mempergunakan, mempublikasikan dan atau saling bertukar materi dan informasi yang memiliki korelasi terhadap kegiatan pirating, hacking dan cracking.
  6. Hormati pengguna lain dan selalu menggunakan bahasa dan sosial yang baik saat memposting sebuah gagasan kita ke publik.

Kesimpulan

        Internet di era sekarang ini memang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia, karena dengan adanya internet pekerjaan mansuai akan dengan mudah teratasi dengan kecanggihan-kecanggihannya. Terdapat banyak sekali manfaat internet salah satunya adalah menemukan informasi dari berbagai belahan negara di dunia dan juga menemuka teman baru di luaran sana. Terkait dengan manfaat internet sebagai tempat untuk menemukan teman-teman baru di luar sana, salah satu yang paling berguna adalah media sosial. Media sosial merupakan media untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Pengguna terbanyak dari media sosial ini adalah remaja dan juga anak-anak sehingga perlu diawasi oleh para orang tua atau orang dewasa. Media sosial memiliki berbagai dampak positif dan juga negatif terhadap remaja. Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan maka harus mengedepankan etika-etika dalam menggunakan media sosial.

Daftar Pustaka

Pratama, Srana Predi. 2021. Pengaruh Sosial Media di Kalangan Remaja, diakses pada 12 April 2022 dari https://kumparan.com/predipratama04/pengaruh-social-media-di-kalangan-remaja-1v28vRVxLqK

Gani, Alciano G. 2020. Pengaruh Media Sosial Terhadap Perkembangan Anak Remaja. 2020. Diakses pada 12 April 2022 dari file:///C:/Users/Acer/Downloads/533-999-1-SM.pdf

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Captcha − 7 = 3