MEREBAKNYA FILTUR E-MONEY SEBAGAI ALAT TRANSAKSI MASA KINI

Pertengahan tahun 2022 ini sudah tidak asing lagi dengan pengunaan filtur e-money sebagai uang digital untuk pembayaran elektronik prabayar, dimana nilai uang tertentu melekat padanya yang dapat diisi ulang dan dapat digunakan untuk membiayai berbagai transaksi pada merchant tertentu. Untuk tipe orang yang nggak suka ribet atau ‘cash-averse’ maka filtur ini sangat cocok untuk kalian. Tidak sedikit pula generasi z bahkan orang tua yang sudah menjajakan dan nyaman dalam menggunakan e-money karena jaminan filturnya yang praktis. Praktis melalui handphone, kartu prabayar, atau bentuk kartu yang yang didalamnya terpasang chip yang dikeluarkan oleh lembaga institut perbankan.

Tau nggak sih kalian, kenapa filtur e-money di masa kini marak digunakan sebagia alat transaksi ? yuk simak penjelasan dibawah ini!

Penerbit E-Money berlomba-lomba melakukan ekspansi dengan cara bekerja sama mengintegrasikan sistem E-Money mereka dengan merchant-merchant yang beraneka ragam jenisnya, mulai dari bisnis rumah makan, department store, supermarket, salon, media telekomunikasi, sampai dengan sarana transportasi umum masyarakat seperti Commuterline, Transjakarta, dan Transjogja.

Penggunaan e-money sudah merebak disegala aktivitas kehidupan sehari-hari. Pengunaan yang terkenal efektif dan efisien ini gencar menjadi incaran masyarakat. Nggak perlu pakai pin atau tanda tangan, e-money langsung bisa memproses transaksi kalian. Top-Up saldo juga mudah, langsung datang ke mesin ATM atau kalian yang nggak mau ribet keluar rumah bisa pake handphone yang sudah mendukung NFC atau Near Field Communication.

Pembayaran tol dengan e-money merupakan salah satu kemudahan yang diberikan oleh filtur ini, tanpa ribet menyiapkan uang tunai dan menunggu kembalian kalian langsung bisa masuk tol. Nggak perlu lagi antri pembayaran KRL, saat ini bisa menggunakan e-money baik kartu maupun aplikasi yang dibayarkan secara digital. Bahkan bus trans atau busway jika menggunakan kartu khusus, pembayaran hanya Rp.2000 aja. Sekarang belanja juga nggak perlu bawa dompet, pembayaran bisa menggunakan e-money.

Simpulan

Uang digital ini memang sangat memudahkan dalam transaksi, namun harus tetap menggunakannya secara bijak agar kondisi keuangan Anda tidak terganggu. Usahakanlah untuk membuat laporan keuangan agar setiap pengeluaran Anda bisa terpantau dengan baik. Nah, untuk memudahkan Anda dalam membuat laporan keuangan, Anda bisa menggunakan aplikasi akuntansi dari Accurate Online.

Refrensi

Nur, F. M. (2013). E-money: Solusi Transaksi Mikro Modern. Jurnal Ilmu Manajemen3(1) : 443-452.

Addini, B., Novera, A., dan Primadianti, H. (2020). Eksistensi E-money Sebagai Alat Pembayaran Dalam Transaksi Elektronik Setelah Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XV/2017 (Doctoral dissertation, Sriwijaya University).

Abidin, M. S. (2015). Dampak Kebijakan E-money di Indonesia Sebagai Alat Sistem Pembayaran Baru. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Ramanda, S. S. (2017). Analisis Technology Acceptance Model Generasi Millenial Jakarta Terhadap Penggunaan E-Money. Yogyakarta : Press Universitas Negeri Yogyakarta.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Captcha 40 − = 36