Mengkonfigurasi Router Akses Point dan Berikan Perbedaan Akses Sesuai Penggunaan

Di era perkembangan teknologi saat ini, internet merupakan hal yang sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia hampir diseluruh dunia. Hampir setiap aspek kehidupan memerlukan adanya koneksi internet. Dengan demikian, masyarakat akan membutuhkan akses internet dimanapun dan kapanpun untuk menjalankan tugas atau pekerjaannya. Oleh sebab itu untuk mempermudah akses internet dibutuhkan suatu jaringan yang dapat terhubung tanpa menggunakan kabel. Hal tersebut dapat dilakukan apabila si pengguna berada pada tempat yang terhubung dengan sinyal Wifi (Wireless Fidelity) yang terdapat sebuah peralatan yang disebut access point.

Apabila suatu jaringan tidak memiliki konektor sebagai media penyambung jaringan, maka jaringan tersebut tidak dapat  tersambung. Acces point merupakan salah satu media untuk menyambungkan sebuah jaringan agar dapat tersambung. Dengan cara menggunakan kabel UTP atau melalui jaringan Wifi. Tetapi banyak di kalangan pengguna wifi tidak memahami fungsi wifi yang sebenarnya dan bagaimana cara untuk menyeting acces point tersebut.

Access point merupakan salah satu perangkat dalam jaringan komputer yang berguna untuk membuat jaringan nirkabel yang sifatnya lokal atau disebut dengan istilah Wireless Local Area Network (WLAN). Pada access point terdapat antena dan transceiver, komponen ini bertugas untuk memancarkan dan menerima sinyal dari client server ataupun menuju client server. Untuk bisa memancarkan sinyal wifi tersebut, biasanya access point akan disambungkan ke perangkat keras seperti router, hub atau switch melalui kabel ethernet. Dengan keberadaan access point ini sinyal wifi dapat menjangkau semua ruangan atau area walaupun banyak tembok atau sekat yang menghalangi. Cukup dengan password yang ada pada access point, maka pengguna dapat menikmati koneksi internet tanpa batas dengan lancar. Access point ada tiga macam yaitu access point indoor, access point outdoor dan access point router.

Cara Kerja Acces Point untuk melakukan komunikasi pada 2 buah komputer atau lebih, yaitu dengan menghubungkan semua komputer menggunakan jaringan wireless yang mana semua komputer tersebut harus memiliki wireless adapter atau untuk Laptop memiliki fasilitas Wifi dan Access Point. Access Point dengan router didalamnya berfungsi sama seperti switch/Hub. Untuk mensetting wireless router ini dapat menggunakan Software yang sudah tersedia dalam kemasan atau bisa menggunakan web Browser yang mana lebih mudah dan praktis.

Alat yang digunakan :

  1. Router MikroTik

2. laptop/PC

3. Kabel LAN

Cara Kerja Access Point :

  1. Letakkan Access Point pada tempat yang optimum, biasanya berada di tengah tengah dan line of sight dengan PC maupun wireless accessories (adapter dan router).
  2. Hubungkan AC power adapter ke socket power Access Point. Hubungkan ujung kabel UTP straight ke Access Point (Internet) dan ujung kabel lainnya ke Switch/hub.

Fungsi Access Point :

  1. Sebagai penyebar sinyal internet.
  2. Penghubung antar jaringan lokal yang memakai kabel dengan jaringan nirkabel seperti wifi, wireless, bluetooth, dll.
  3. Dapat digunakan untuk mengatur IP address secara otomatis terhadap perangkat yang terhubung.
  4. Dapat digunakan sebagai pengaman apabila menggunakan fitur keamanan WEP atau WAP (share key-authentication).

Cara Setting Access Point :

  1. Menyiapkan access point, memasang antenanya, kabel arus, kabel LAN pada access point dan menghubungkannya ke perangkat komputer.
  2. Masuk pada control panel network connection, pilih internet protocol TCP/IP>properties>use the following IP address untuk mensetting IP address.
  3. Isi IP pada kolom yang tersedia > klik OK.
  4. Periksa apakah sudah terkoneksi dengan cara klik start-run>cmd>enter, kemudian masukkan IP address untuk memanggil IP address.
  5. Selanjutnya melakukan setting access point dengan membuka browser dan mengetikan IP address point.
  6. Masukkan username dan password.
  7. Lakukan konfigurasi access point pada halaman AP.
  8. Masuk ke tab network dan lakukan pengaturan standar.
  9. Selanjutnya masuk ke tab wireless untuk melakukan setting SSID, region, dan mode lalu save.
  10. Kemudian masuk ke wireless mode, pilih access point dan checklist enable SSID broadcast lalu save.
  11. Terakhir, masuk ke DHCP pilih enable dan klik save.

Cara Blokir Semua Situs Web di Mikrotik

Aturan Firewall MikroTik untuk Memblokir Semua Situs Web HTTP dan HTTPS bertanggung jawab untuk melihat situs web. HTTP berfungsi pada port TCP 80 dan HTTPS berfungsi pada port TCP 443. Jadi, untuk memblokir semua situs web, kita harus membatalkan semua permintaan pada port TCP 80 dan 443 melalui MikroTik Firewall. Langkah-langkah berikut akan menunjukkan cara memblokir semua permintaan pada port TCP 80 dan 443 di MikroTik Firewall.

  1. Buka IP> item menu Firewall dan klik pada tab Filter Rule dan kemudian klik pada PLUS SIGN (+). Jendela Aturan Firewall baru akan muncul.
  2. Pilih maju dari menu dropdown Chain.
  3. Pilih tcp dari menu dropdown Protokol.
  4. Klik pada Dst. Port input box dan masukkan 80, 443.
  5. Klik pada tab Action dan pilih drop dari menu dropdown Action.
  6. Klik Apply dan tombol OK.

Script

Pastekan script dibawah ini di New Terminal

/ip firewall filter

add action=drop chain=forward dst-port=80,443 protocol=tcp

Semua situs web sekarang diblokir. Jadi, pengguna tidak dapat membuka situs web apapun melalui MikroTik Router. Jika sekarang kita ingin mengizinkan beberapa situs web, kita harus membuat aturan firewall lain yang akan memungkinkan sekelompok situs web melalui MikroTik Firewall.

Cara Setting Mikrotik Firewall Rules untuk Mengizinkan Akses Internet Beberapa Website

Langkah-langkahnya sebagai berikut :

  1. Buka IP> item menu Firewall dan klik pada tab Filter Rules dan kemudian klik pada PLUS SIGN (+). Jendela New Firewall Rule akan muncul.
  2. Pilih maju dari menu dropdown Chain.
  3. Pilih tcp dari menu dropdown Protokol.
  4. Klik pada Dst. Port input box dan masukkan 80.443.
  5. Klik tab Advanced dan letakkan nama grup (seperti Situs Web yang Diizinkan) di Dst. Kotak input Address List.
  6. Klik pada tab Action dan pilih accept dari menu dropdown Action.
  7. Klik Apply dan tombol OK.

Aturan yang diizinkan telah dibuat. Sekarang tempatkan aturan yang diizinkan ini di atas aturan yang dibatalkan. Jika tidak, situs web yang diizinkan akan berada di bawah aturan yang dibatalkan dan pengguna akan gagal membuka situs web yang diizinkan.

Kita telah membuat grup situs web yang diizinkan tetapi tidak menentukan situs web apa pun dari grup ini. Langkah-langkah berikut akan menunjukkan cara menambahkan situs web ke grup situs web yang diizinkan. Langkahnya sebagai berikut ini:

  1. Buka IP> item menu Firewall dan klik pada tab Address List dan kemudian klik pada PLUS SIGN (+). Jendela New Firewall Address List akan muncul.
  2. Pilih nama grup yang Anda buat (Situs Web yang Diizinkan) dari menu dropdown Name.
  3. Masukkan URL situs web (seperti labkom.co.id) yang ingin Anda tambahkan grup ini di bidang input Alamat.
  4. Klik Apply dan tombol OK.

Demikian pula, Anda dapat menambahkan situs web sebanyak yang Anda inginkan dalam grup yang diizinkan mengikuti langkah-langkah di atas.

Catatan: Jika Anda ingin mengizinkan situs web yang menggunakan banyak IP untuk domain seperti Google, Facebook, YouTube, dan sebagainya, Anda harus menambahkan semua IP dalam grup yang diizinkan jika tidak, Anda tidak akan dapat mengakses situs web tersebut.

https://docs.google.com/document/d/1oMnYIYxhPzX1IJk-oZ28mA_ilH49GUAcLSOHndTi3tI/edit#

Link YouTube

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Captcha 43 + = 47