Membangun Karakter Siswa Melalui Literasi Digital Dalam Dunia Pendidikan

Lidiya Wati

Universitas Negeri Semarang

email : wlidiya522@students.unnes.ac.id

Abstrak- Dalam upaya membangun karakter siswa dalam dunia pendidikan dapat dilakukan melalui penerapan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Perkembangan dunia pendidikan saat ini semakin pesat dimana dunia pendidikan sudah semakin canggih dan berbasis informasi. Dalam menyiapkan lulusan yang berkualitas dan dapat menguasai perkembangan teknologi merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu literasi digital perlu dikembangkan dalam dunia pendidikan untuk membangun karakter bangsa yang lebih baik dan lebih siap dalam menghadapi pendidikan kedepannya. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara membangun karakter siswa melalui literasi digital dalam dunia pendidikan dan memiliki pemahaman mengenai literasi digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa membangun karakter berbasis literasi digital merupakan hal yang sangat urgen yang patut dilakukan dalam dunia pendidikan.

Kata Kunci : Karakter, Literasi Digital, Dunia Pendidikan

Abstract- In an effort to build student character in the world of education, it can be done through the application of character education in schools. The development of the world of education is currently growing rapidly where the world of education is increasingly sophisticated and information-based. In preparing graduates who are qualified and can master technological developments is very important. Therefore, digital literacy needs to be developed in the world of education to build a better national character and be more prepared to face future education. The purpose of writing this article is to find out how to build student character through digital literacy in education and have an understanding of the dimensions of digital literacy. This research uses qualitative research methods with literature study methods. The results of this study indicate that building digital literacy-based character is a very urgent thing that should be done in the world of education.

Keywords : Character, Digital Literacy, Education World

PENDAHULUAN

Semakin pesatnya perkembangan teknologi yang ada di indonesia, membuat setiap bidang mulai dari perusahaan, pemerintahan bahkan institusi pendidikan mengandalkan teknologi. Perkembangan dunia pendidikan saat ini semakin pesat dimana dunia pendidikan sudah semakin canggih dan berbasis informasi. Dalam upaya membangun karakter siswa dalam dunia pendidikan dapat dilakukan melalui penerapan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Kemudian, dalam menyiapkan lulusan yang berkualitas dan dapat menguasai perkembangan teknologi merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu literasi digital perlu dikembangkan dalam dunia pendidikan untuk membangun karakter bangsa yang lebih baik dan lebih siap dalam menghadapi pendidikan kedepannya. Media digital menjadi salah satu kekuatan dalam meningkatkan literasi digital khususnya dalam dunia pendidikan. Dengan adanya ruang interaksi yang semakin terbuka menjadikan media digital ini sebagai pilihan utama untuk dijadikan sebagai saluran komunikasi yang digunakan. Dengan melihat maraknya fenomena meningkatnya pengguna digital, dunia pendidikan sudah selayaknya merespon terhadap pola yang terjadi saat ini. Pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam peningkatan kualitas sumber daya dalam tingkat kehidupan sosial yang terus berkembang pada masyarakat dunia.

Dalam upaya membangun karakter siswa melalui penerapan pendidikan karakter merupakan sebuah tanggung jawab yang harus di sadari secara bersama. Penerapan pendidikan karakter dalam dunia pendidikan dilakukan dengan cara yang berbeda-beda berdasarkan kebutuhan masing-masing. Salah satunya adalah dengan cara memanfaatkan teknologi dan informasi sebagai pintu masuk untuk mengimplementasikan pendidikan karakter tersebut. Pembiasaan dalam setiap aktifitas di dunia pendidikan merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan siswa di sekolah. Sebab setiap sikap dan perilaku yang dilihat akan di tiru tanpa memahami makna dari perilaku itu sendiri. Yang dimaksud sikap dan perilaku adalah mulai dari cara berpakaian, membangun komunikasi, kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan jenis perilaku lainnya. Dengan demikian maka prinsip ini harus menjadi panduan dalam mengajar dan mendidik siswa di sekolah. Dan tentu sangat membutuhkan sentuhan kasih sayang dalam membangun komunikasi maupun bertindak. Sehingga anak merasakan secara langsung kelembutan yang di terima dan akan secara perlahan terpengaruh dan terbentuk pola pikirnya yang pada nantinya akan termanifestasi dalam tindakan nyata. Penerapan pendidikan karakter berbasis literasi digital dapat memperhatikan beberapa cara antara lain adalah dengan penguatan pemahaman nilai karakter, Implemetasi literasi digital berbasis pendidikan karakter, manajemen kelas yang kondusif, dan memahami konsep diri kepada siswa.

METODE

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Objek kajian berfokus pada analisis buku, artikel ilmiah, dan sumber literasi lainnya yang terkait dengan Membangun karakter siswa melalui literasi digital dalam dunia pendidikan. Analisis data dilakukan dengan mengkaji proses internalisasi karakter yang bersumber dari literasi teknologi. Dengan demikian maka penelitian ini menemukan cara untuk membentuk karakter siswa melalui literasi digital dalam dunia pendidikan, agar dapat melahirkan generasi bangsa yang berbudi pekerti.

PEMBAHASAN

Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter merupakan sebuah proses yang melibatkan setiap manusia untuk dapat mengembangkan sikap dan perilaku yang mencerminkan sebuah nilai-nilai dalam kehidupan. Untuk dapat mewujudkan sebuah nilai- nilai tersebut maka harus ada upaya yang menjadi prinsip yang pada nantinya akan mendorong seseorang untuk membiasakan diri pada hal-hal yang dapat merangsang pola pikir dalam bertingkah laku. Dengan tingkah laku yang baik dan sopan maka akan menjadikan karakter seseorang tersebut dinilai baik oleh masyarakat dan lingkungan sekitar. Selain itu, dapat dijadikan suatu contoh karena merupakan suatu keteladanan yang sangat patut untuk dicontoh agar dapat berguna untuk kehidupan dimasa yang mendatang.

Dalam (Suwandayani, 2017) mengatakan pendidikan karakter diartikan sebagai suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada seluruh warga sekolah yang meliputi pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap tuhan yang maha Esa, diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi generasi penerus yang berkarakter.

Pendidikan karakter sangat penting keberadaannya karena dapat meningkatkan mutu penyelenggaraan Pendidikan dan hasil pendidikan di sekolah khususnya di Indonesia dan umumnya di seluruh dunia yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia siswa secara utuh, terpadu, dan seimbang, serta sesuai standar kompetensi lulusan. Apabila pendidikan karakter telah mencapai keberhasilan, maka akan terwujud generasi penerus bangsa yang berkarakter dan tidak diragukan lagi di masa depan bangsa Indonesia ini sehingga akan mengalami perubahan menuju kejayaan.

Literasi Digital

Literasi digital adalah suatu kemampuan yang dimiliki setiap manusia dalam mengetahui serta memahami teknologi dan informasi, kemudian mampu mengaplikasikan yang berkaitan dengan segala kebutuhannya. Tuntutan zaman dengan kemajuan pada wilayah teknologi dan informasi saat ini mau tidak mau setiap orang dituntut untuk terus mempelajarinya. Sehingga mampu menyesuaikan dengan arus perkembangan zaman yang semakin hari semakin pesat.

Gilster dalam (Uswatun Khasanah dan Herina, 2019) mengemukakan bahwa literasi digital adalah kemampuan menggunakan teknologi dan informasi dari media digital secara efektif dan efisien dalam berbagai konteks seperti akademik, karir dan kehidupan sehari-hari. Pendapat Gilster tersebut seolah-olah menyederhanakan media digital yang sebenarnya yang terdiri dari berbagai bentuk informasi sekaligus seperti suara, tulisan dan gambar.

Literasi digital dapat dijadikan sebagai suatu rujukan sosial untuk menunjang pembelajaran. Dengan menggunakan sumber-sumber digital, peserta didik tidak hanya fokus pada pemahaman materi, tetapi juga proses kreatif dalam memanfaatkan teknologi dan informasi. Dengan adanya literasi digital mampu membuat seseorang berpikir kritis, kreatif, inovatif, memecahkan masalah, berkomunikasi dengan lancar, serta berkolaborasi dengan banyak orang.

Pendidikan

Pendidikan merupakan suatu pembelajaran dapat berupa pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Dengan Pendidikan yang baik maka akan menciptakan generasi yang berhasil dalam pendidikannya. Karena pada hakikatnya bahwa pendidikan didesain untuk memanusiakan manusia.

Pendidikan merupakan upaya pengembangan potensi manusiawi dari para siswa, baik berupa fisik dan cipta maupun karsa agar potensi tersebut menjadi nyata dan dapat berfungsi bagi perjalan kehidupan di masa mendatang. Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 16 Tahun 2014 Tentang Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013, maka terjadi perubahan dalam sistem pengajaran dan pembelajaran di Sekolah. Kurikulum yang dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya supaya menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat dan berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab

KESIMPULAN

Sudah menjadi keharusan bahwa setiap Lembaga pendidikan atau sekolah mampu menerapkan pembiasaan literasi digital (Digital-age Literasi) dalam pembelajaran di kelas dengan tujuan untuk membangun karakter peserta didik modern dari tingkat Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas, dan memiliki pemahaman terhadap literasi digital dalam dunia Pendidikan. Agar tidak terjerus dengan arus perkembangan teknologi serta dapat bersaing ditingkat internasional. Literasi digital merupakan sebuah keterampilan dalam berpikir tingkat tinggi, sebagai pendukung dalam mengembangkan sebuah kesuksesan dalam akademis, pribadi dan professional. Membangun karakter berbasis literasi digital merupakan hal yang sangat urgen yang patut dilakukan dalam dunia pendidikan.

DAFTAR PUSTAKA

Khasanah, U., & Herina, H. (2019, March). Membangun karakter siswa melalui literasi digital dalam menghadapi pendidikan abad 21 (revolusi industri 4.0). In Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang.

Abdullah, S., & Wicaksono, J. W. (2020, October). Urgensi Pendidikan Karakter Berbasis Literasi Digital pada Siswa SDN 39 Kota Ternate. In Prosiding Seminar Dan Diskusi Pendidikan Dasar.

Muliastrini, N. K. E., & Handayani, N. N. L. (2021, May). Gerakan Literasi Digital Bermuatan Karakter Dalam Menyongsong Pendidikan Abad 21 Era Society 5.0. In Prosiding Seminar Nasional IAHN-TP Palangka Raya.

Suwandayani, B. I. (2017). Peran Budaya Sekolah Dalam Pembentukan Karakter Anak Sekolah Dasar. Prosiding SENASGABUD (Seminar Nasional Lembaga Kebudayaan), 1, 34–41.

Uswatun Khasanah dan Herina. (2019). Membangun Karakter Siswa Melalui Literasi Digital Dalam Menghadapi Pendidikan Abad 21 (Revolusi 4.0). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Palembang, 999–1015.

Video Penjelasan :

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Captcha 27 − = 19