Penerapan Literasi Digital Pada Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Perkembangan zaman yang terjadi di era saat ini, yang disebut juga dengan era revolusi keempat atau dikenal dengan revolusi digital, menyebabkan mudahnya dalam memperoleh informasi dengan cepat. Internet yang dapat dengan mudah diakses oleh semua kalangan di masa sekarang ini, sangat menolong kita dalam menyampaikan ataupun mendapatkan informasi secara real-time. Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah pengguna internet terbesar di dunia yang dibuktikan dari survey yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Dalam surveynya disebutkan bahwa dari tahun 2016 sampai tahun 2017 mengalami peningkatan pengguna internet di Indonesia, yang pada 2016 terdapat 132,7 juta menjadi 143,27 juta pada 2017. Angka tersebut setara dengan 54,7 persen dari total penduduk Indonesia (Indonesia, 2016).

Apalagi ditambah dengan adanya Covid-19 yang memberikan dampak yang sangat luar biasa terhadap tatanan dunia yang ada. Covid-19 memperbarui segala situasi dan keadaan hampir  seluruh dunia dimana mobilitas,   pola,   dan   tatanan   perilaku atau gaya hidup masyarakat turut berubah. Pada masa pandemi Covid-19, masyarakat dihimbau agar tidak mengarungi segala  aktivitas  di  luar  rumah oleh pemerintah, sehingga harus memanfaatkan internet dalam segala aktivitas yang biasa dilakukan menjadi bentuk digital, agar dapat terhindar dan sebagai bentuk langkah preventif penyebaran wabah COVID-19.  Dengan tatanan baru yang dibangun oleh adanya Covid-19 ini, maka penggunaan terhadap teknologi digital pun kian meningkat.

Dalam sebuah sistem teknologi digital terdapat sebuah kemampuan baru yang hadir yaitu literasi digital. Sebuah kemampuan dalam mencerna dan memanfaatkan informasi dari berbagai sumber digital merupakan pengertian literasi digital yang dikemukakan oleh Gilster dalam Munir (2017). Jadi digital lierasi bukan mencakup skill membaca saja, namun didapati pula sebuah prosedur dalam mengevaluasi informasi yang didapat melalui media digital dengan cara berpikir secara kritis. Literasi digital merupakan bentuk dari kapabilitas, ketertarikan, tindakan, dan sikap seorang individu dalam penggunaan teknologi digital dan alat komunikasi untuk mengendalikan, mengelola, mengintegrasikan, menganalisis, mengakses, dan mengevaluasi informasi, membangun pengetahuan baru, membuat dan berkomunikasi dengan orang lain agar bisa ikut serta dengan begitu efektif dalam lingkup masyarakat (Atep & Dewi, 2019).

Maka dari itu, dengan adanya tatanan baru yang hadir karena adanya Covid-19 dalam pendidikan yaitu pembelajaran jarak jauh (online), diharapkan dapat mengasah kemampuan para siswa dalam kemampuan literasi digital mereka. Media digital yang merupakan teknologi yang tidak dapat dihindari oleh siapapun, termasuk para siswa yang merupakan bagian dari generasi penerus, dituntut dalam menguasai dan mengolah sesuatu melalui teknologi digital, maka dari itu penerapan literasi digital dalam pembelajaran di masa Covid-19 merupakan suatu jawaban yang tepat dalam menjawab kekhawatiran yang ada.

Penerapan literasi digital seperti memaksimalkan pengaplikasian media sosial untuk berkomunikasi ke teman ataupun tenaga pendidik, penggunaan handphone dalam pembelajaran, menggunakan aplikasi meeting online dan penggunaan internet dalam mencari sumber belajar. Secara tidak langsung, metode pembelajaran dalam masa Covid-19 ini memberikan penerapan atas literasi digital saat ini. Penggunaan dan pemanfaatan media digital pada pembelajaran di masa Covid-19 memberikan kemampuan baru seperti diantaranya kemampuan dalam menggunakan, memproduksi, menganalisis, dan mengkomunikasikan pesan melalui media. Serta manfaat lainnya adalah peserta didik dapat menjadi lebih kreatif dalam menggunakan teknologi informasi dan memberikan penyebaran informasi secara lebih bijak.

Di masa digitalisasi dimana semua aspek kehidupan manusia tertolong dalam melakukan aktifitas yang lebih efektif melalui teknologi digital, maka dibutuhkan juga kemampuan literasi digital di dalamnya. Penerapan pembelajaran online pada masa Covid-19, secara tidak disadari memberikan suatu sistem yang mengasah kemampuan literasi digital para peserta didik.

Link Youtube https://youtu.be/fQLbG4xL8Qk

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha + 60 = 61