STRATEGI PENGOPTIMALAN PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI INDUSTRI 4.0

Revolusi industri dimulai dari industri 1.0, 2.0, 3.0, hingga industri 4.0. industri 1,0 ditandai dengan mekanisasi produksi untuk menunjang efektifitas dan efisiensi aktivitas manusia. Industri 2.0 dicirikan oleh produksi massal dan standarisasi mutu. Industri 3.0 ditandai dengan penyesuaian massal fleksibilitas manufaktur berbasis otomasi dan robot. Industri 4.0 selanjutnya hadir menggantikan industri 3.0 yang ditandai dengan cyber fisik dan kolaborasi manufaktur (Herman et al, 2015; Irianto, 2007).

Ilustrasi diatas merupakan gambar mengenai Perkembangan Revolusi Industri
Istilah industri 4.0 berasal dari sebuah proyek yang diprakarsai oleh pemerintahan jaman untuk mempromosikan komputerisasi manufaktur.

Pendidikan 4.0 adalah respon terhadap kebutuhan revolusi industri di mana manusia dan teknologi diselaraskan untuk peluang-peluang baru dengan kreatif dan inovatif. Globalisasi dan Era Revolusi Industri 4.0 merupakan perubahan besar yang terjadi pada tatanan dunia yang menyeluruh dengan ditandainya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama transformasi dan komunikasi lintas budaya.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur pendidikan mulai dari pendidikan dasar, menengah, hingga ke perguruan tinggi merupakan salah satu kunci untuk mampu mengikuti perkembangan revolusi industri 4.0.

Pendidikan merupakan proses transmisi budaya yang mengacu pada setiap bentuk pembelajaran yang berfungsi sebagai transmisi pengetahuan, mobilitas sosial, pembentukan jati diri dan kreasi pengetahuan. Sehingga memerlukan pendidikan yang mewadahi agar terhindar dari kebutaan di era global yang berkembang pesat saat ini.

Kemajuan teknologi menyebabkan tidak adanya jarak dan batasan antara satu orang dengan orang lain dan antara negara dengan negara lain. Komunikasi antar negara dapat berlangsung sangat cepat dan mudah. Perkembangan informasi lintas dunia dapat diakses dengan mudah melalui teknologi informasi, seperti internet. Kondisi kemajuan informasi teknologi dan industri dapat berlangsung dengan cepat dan tepat di era globalisasi yang menuntut setiap negara untuk berbenah diri dalam menghadapi persaingan. Bangsa yang mampu membelah dirinya dan menyesuaikan diri dengan cepat, serta meningkatkan sumber daya manusianya kemungkinan besar akan mampu bersaing dalam menghadapi perubahan yang terjadi di era globalisasi industri 4.0.

Dengan demikian pendidikan diharuskan menampilkan dirinya apakah ia mampu mendidik dan menghasilkan para peserta didik yang berdaya saing tinggi atau justru akan menghasilkan kemampuan yang lemah dalam menghadapi gempuran berbagai kemajuan dinamika globalisasi. Oleh karena itu era globalisasi menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan.

Pendidikan saat ini dituntut mampu menjamin kualitas lulusannya sesuai dengan standar kompetensi global.sehingga pendidikan tidak hanya berupa teori-teori namun harus dibarengi dengan praktek yang akan mengembangkan keterampilannya. Perlunya pembinaan dan pelatihan peningkatan motivasi belajar terhadap peserta didik harus ditanamkan pula pembelajaran yang berorientasi proses bukan hasil sehingga peserta didik akan terbiasa belajar secara maksimal dengan mementingkan substansi bukan hanya sebatas formalitas

Guru memberikan peranan penting dalam pendidikan di era revolusi industri 4.0. Oleh karena itu, guru memerlukan strategi pembelajaran yang mampu memfasilitasi siswa untuk berkembang. Strategi pembelajaran berpengaruh terhadap pola pikir dan apa yang akan dihasilkan siswa kelak nantinya.

Pemilihan strategi pembelajaran mempunyai peranan penting dalam menyiapkan siswa menghadapi era revolusi industri 4.0. ada empat pilar pendidikan menurut Unesco, yaitu :

a.         Learning to do

Diharapkan siswa memahami pembelajaran, bukan hanya mengetahui.

b.         Learning to know

Siswa diharapkan tidak hanya sebagai pendengar, namun juga mengimplementasikan informasi yang diperoleh dengan praktik.

c.         Learning to be

Setiap manusia diberikan bakat dan minat berbeda dengan orang lain. Siswa diharapkan mampu menjadi diri sendiri. Mengucap syukur atas segala kelebihan dan kekurangan diri.

d.         Learning to live together

Diharapkan hasil dari pembelajaran, siswa mampu hidup bersama dengan orang lain, mampu menempatkan diri, saling menghormati, dan menghargai.

Dengan adanya empat pilar pendidikan tersebut guru harus mampu meningkatkan kualitasnya dengan memperkaya pengetahuan tentang metode pembelajaran yang tepat. Adapun strategi guru untuk meningkatkan kualitas dalam memperkayai pengetahuan tentang metode pembelajaran diantaranya sebagai berikut :

a)         Adanya kesempatan untuk berkembang dan berprestasi

b)         Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)

c)         Melek teknologi

d)         Menjadi guru efektif

Pendidikan tidak hanya terfokus dalam pencapaian nilai intelektual tetapi di dalam pendidikan perlu adanya nilai-nilai budaya sebagai penunjang pendidikan di era globalisasi industri tanpa adanya penanaman nilai budaya dalam pendidikan maka generasi tidak dapat mematahkan hal-hal yang baru dengan benar untuk bersikap menerima atau menolak hal-hal baru tersebut. Sehingga nilai penting pendidikan berbasis budaya dapat diibaratkan sebagai tameng dan senjata bagi individu untuk hidup di zaman informasi dan teknologi yang berkembang pesat saat ini. Dengan pendidikan berbasis budaya individu atau masyarakat dapat mengenal identitas budaya sendiri dan mampu memilah adanya perubahan di era globalisasi industri 4.0

Wujud kongkret produk pendidikan berbasis budaya lokal ini dapat dilihat pada kesenian, tradisi, dan adat istiadat yang masih dipertahankan dari generasi ke generasi. Sehingga nilai-nilai budaya tetap bertahan dalam rentang waktu yang panjang, meski kita dalam tantangan pendidikan di era globalisasi industri 4.0 yang membuat peserta didik lebih berfokus pada teknologi. Dengan demikian, perlunya kita mengikuti arus globalisasi tetapi tidak meniadakan kebudayaan lama.

Berikut ini merupakan hasil video mengenai penjelasannya https://youtu.be/K7LoXSDe2K8

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Captcha + 87 = 93